Demam Ahok sampai Manado, Warga: Kalau Bisa, Kami Pilih Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengisi formulir untuk memberi dukungan di Posko Teman Ahok di Kuningan City, Jakarta, 11 Maret 2016. Teman Ahok merupakan perkumpulan relawan untuk mendukung Ahok menjadi calon Gubernur Independen DKI Jakarta 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Warga mengisi formulir untuk memberi dukungan di Posko Teman Ahok di Kuningan City, Jakarta, 11 Maret 2016. Teman Ahok merupakan perkumpulan relawan untuk mendukung Ahok menjadi calon Gubernur Independen DKI Jakarta 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Manado - Kepopuleran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ternyata sampai Manado, Sulawesi Utara. Sejumlah warga Manado menyatakan siap mendukung Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI pada 2017.

    Bahkan, jika diperbolehkan mencoblos saat hari pemungutan suara, mereka mengaku siap berangkat ke Jakarta untuk memberikan suaranya kepada calon yang akan maju lewat jalur independen tersebut.

    "Kalau diperbolehkan, tentu kami akan berangkat ke Jakarta secara berbondong-bondong untuk mendukung Pak Ahok. Kami lihat kepemimpinan Pak Ahok bisa menjadi contoh untuk semua daerah di Indonesia," kata warga Wisye Kambey, Rabu, 16 Maret 2016, di Manado. Pernyataan serupa diungkapkan warga Manado lain: Audy Manopo, Devy Kumaat, dan Sandra Makarau.

    Menurut Wisye, saat ini ia bersama dengan rekan-rekannya sudah sering berkomunikasi dengan keluarga mereka yang ada di Jakarta untuk memberikan dukungan kepada Ahok.

    "Dan responsnya memang bagus. Kerukunan Keluarga Kawanua (organisasi masyarakat asal Sulawesi Utara) di Jakarta memang dukung Pak Ahok. Kami senang bukan karena agamanya sama dengan kebanyakan warga Manado, tapi lantaran kepemimpinannya yang benar-benar bagus," ucap Wisye yang diiyakan Audy, Devy, dan Sandra.

    Saat ini Ahok masih berjuang mengumpulkan salinan kartu tanda penduduk setelah memastikan maju dari jalur independen. Dalam pengumpulan itu, Ahok dibantu relawannya, sekumpulan anak muda yang menamakan diri Teman Ahok.

    ISA ANSHAR JUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.