Jokowi dan SBY Akan Hadiri Pernikahan Putri Soekarwo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua PA GMNI, Soekarwo, memberi minum kepada Presiden Jokowi saat pidato pembukaan Kongres III PA GMNI di Jakarta, 7 Agustus 2015. TEMPO/Subekti.

    Ketua PA GMNI, Soekarwo, memberi minum kepada Presiden Jokowi saat pidato pembukaan Kongres III PA GMNI di Jakarta, 7 Agustus 2015. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo akan hadir dalam acara pernikahan putri Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kartika Ayu Prawitasari. Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga direncanakan hadir.

    "Pak Jokowi akan hadir karena juga akan meresmikan Waduk Nipah, Waduk Bajul Mati, dan Jalan Tol Mojokerto-Krian," ujar Gubernur Soekarwo, Rabu, 16 Maret 2016.

    Jokowi direncanakan hadir dalam resepsi pernikahan Kartika di Convention Hall Grand City pada Sabtu malam, 19 Maret 2016. "Ya, nanti langsung ke sana," ucap Soekarwo.

    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan, juga dipastikan akan hadir. "Pak Ferry sudah konfirmasi hadir," tutur Pakde Karwo—sapaan Soekarwo.

    Soekarwo menjelaskan, dalam acara pernikahan putri bungsunya itu, sekitar 3.000 orang telah diundang untuk hadir. Namun dia memprediksi yang hadir lebih dari 3.000 orang.

    "Pengalaman dulu waktu saya mantu anak yang pertama, 10 ribu orang yang datang, sampai bawa bus segala," katanya.

    Sehari sebelum resepsi digelar, menurut Soekarwo, akan dilangsungkan akad nikah di rumahnya, Jalan Kertajaya Indah Timur. Yang akan menjadi saksi akad pernikahan adalah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

    "Pak SBY akan datang untuk menjadi saksi sebelum menghadiri acara Rakernas Demokrat di Surabaya," ujarnya.

    Kartika akan menikah dengan Bayu Airlangga. Bayu merupakan anak Gede Ariyuda, mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur yang kini menjabat Deputi Bidang Hak Tanah, Pendaftaran Tanah, dan Pemberdayaan Masyarakat (Deputi II) BPN.

    EDWIN FAJERIAL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.