Cucu Jokowi Tinggalkan Rumah Sakit, Selvi Pakai Kursi Roda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo  (kanan), memberikan keterangan pers mengenai kelahiran putranya sekaligus cucu pertama keluarga Presiden Jokowi di aula RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jawa Tengah, 10 Maret 2016. ANTARA/Maulana Surya

    Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo (kanan), memberikan keterangan pers mengenai kelahiran putranya sekaligus cucu pertama keluarga Presiden Jokowi di aula RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jawa Tengah, 10 Maret 2016. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Solo - Menantu Presiden Joko Widodo, Selvi Ananda, akhirnya pulang ke rumah seusai persalinan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Solo, Selasa, 15 Maret 2016. Demikian pula dengan bayinya, Jan Ethes Srinarendra, yang telah dinyatakan sehat.

    Selvi keluar dari rumah sakit menggunakan kursi roda ditemani suaminya, Gibran Rakabuming Raka. Sedangkan bayinya tidak terlihat di antara mereka. Menurut informasi yang diperoleh, bayi berumur lima hari itu dibawa keluar melalui pintu lain.

    Gibran menyalami sejumlah staf rumah sakit di lobi utama. Sedangkan Selvi didorong menuju Kijang Innova yang menunggu di depan lobi. Setelah keluar, Gibran menggunakan kendaraan lain dan menyusul istrinya yang lebih dulu meninggalkan rumah sakit.

    Menurut Gibran, dia langsung membawa istri dan anaknya ke rumah. "Setelah ini istirahat di rumah," katanya.

    Jan Ethes Srinarendra lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah pada 10 Maret 2016. Bayi laki-laki itu lahir dengan berat 3,09 kilogram dan panjang 48 sentimeter.

    Seusai persalinan, Selvi dan bayinya dirawat di ruang Annisa Suite Room. Sejumlah kerabat dan pejabat menjenguk pasangan itu dalam beberapa hari terakhir, salah satunya istri wakil presiden, Mufidah Jusuf Kalla.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.