Menteri Anies: Hidup Sulistiyo untuk Pendidikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan memberi keterangan kepada wartawan usai meninjau lokasi ledakan tabung oksigen di RSAL Mintohardjo, Jakarta, 14 Maret 2016. Kebakaran yang menewaskan empat orang yang salah satunya merupakan Ketua Umum PGRI, Sulistyo tersebut diduga akibat korsleting listrik di ruang tabung chamber Pulau Miangas, Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) RSAL Mintohardjo. TEMPO/Iqbal Ichsan

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan memberi keterangan kepada wartawan usai meninjau lokasi ledakan tabung oksigen di RSAL Mintohardjo, Jakarta, 14 Maret 2016. Kebakaran yang menewaskan empat orang yang salah satunya merupakan Ketua Umum PGRI, Sulistyo tersebut diduga akibat korsleting listrik di ruang tabung chamber Pulau Miangas, Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) RSAL Mintohardjo. TEMPO/Iqbal Ichsan

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo. 

    Menteri Anies, yang baru saja mendarat di Bandar Udara Soekarno-Hatta, setelah mengikuti konferensi internasional “Global Education Skills Forum” di Dubai, menerima kabar dari Sekretaris Jenderal PGRI M. Qudrat Nugraha bahwa Sulistiyo wafat. Ia pun langsung menuju RSAL Dr. Mintohardjo, Jakarta Pusat.

    “Bangsa Indonesia sangat kehilangan tokoh pendidikan Bapak Sulistiyo. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan turut berdukacita yang mendalam,” kata Menteri Anies setelah melayat di RSAL Dr. Mintohardjo, Jakarta, Senin, 14 Maret 2016.

    Anies mengatakan Sulistiyo merupakan orang yang baik dan sangat sopan meskipun sering memberi kritik kepada Kementerian.

    "Pak Sulis itu sangat sopan. Dia juga orangnya halus kalau berbicara kepada saya meskipun sering juga mengkritik," tuturnya.

    Mendikbud mengatakan, sepanjang hidupnya, Sulistiyo mengabdi pada dunia pendidikan. 

    “Kita semua tahu bahwa Pak Sulis selalu berpikir tentang bagaimana guru bisa lebih baik, bagaimana pendidikan bisa lebih baik, dan bagaimana Indonesia bisa lebih baik. Kita berharap para pemuda Indonesia dapat meneruskan teladan Pak Sulistiyo,” tuturnya.

    Sulistiyo merupakan salah satu korban “kecelakaan” yang terjadi saat menjalani terapi hiperbarik di RSAL Mintoharjo. Tiga korban lainnya adalah Mantan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol (Purn) Abubakar Nataprawira, RM Edi Suwardi Suryaningrat, dan dr Dimas.

    ERWIN Z


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe