Dongkrak Populasi Kerbau, Daerah Ini Bangun Padang Gembala  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan kerbau melintasi Kanal Banjir Timur, Semarang, 3 Januari 2016. Anak anak ini memanfaatkan akhir libur sekolah dengan menaiki punggung kerbau sambil bermain bersama teman temannya. TEMPO/Budi Purwanto

    Rombongan kerbau melintasi Kanal Banjir Timur, Semarang, 3 Januari 2016. Anak anak ini memanfaatkan akhir libur sekolah dengan menaiki punggung kerbau sambil bermain bersama teman temannya. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.COBrebes - Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyiapkan padang penggembalaan seluas 104 hektare untuk meningkatkan populasi kerbau.

    Kawasan yang dibangun di Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, itu diharapkan dapat meningkatkan populasi kerbau hingga empat kali lipat.

    “Selama ini peternak di Brebes kesulitan mengembangbiakkan kerbau karena kekurangan pakan dan lahan untuk menggembala,” ujar Kepala Dinas Peternakan Brebes Yulia Hendarwati, Senin, 14 Maret 2016.

    Jumlah populasi kerbau dari tahun ke tahun juga terus menipis. Dengan adanya padang ini, peternak yang biasanya menggembala 5 ekor kerbau bisa menggembala 20 ekor. "Padang ini juga untuk menyimpan rumput makanan kerbau. Dengan begitu, peternak jadi lebih produktif," kata Yulia.

    Yulia menjelaskan, biaya pembangunan kawasan ini berasal dari dana APBN sebesar Rp 5 miliar. Dana itu untuk menanam rumput unggul di padang penggembalaan seluas 100 hektare dan membuat Unit Pengelolaan Kawasan (UPK) di lahan 4 hektare.

    Menurut Yulia, pemanfaatan lahan itu berdasarkan hasil survei akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. “Dari 336 hektare, hanya 104 hektare yang direkomendasikan,” kata Yulia. Sisa 232 hektare akan dipakai untuk wisata edukasi agro technopark dan area pertanian terpadu.

    Padang penggembalaan ini ditempatkan di Desa Kalinusu karena masyarakat setempat mayoritas peternak kerbau. Yulia mengatakan padang tersebut bisa menampung 50 ribu ekor kerbau.

    Kawasan ini akan dilingkari pagar hidup dan pagar berduri. Petani di Desa Kalinusu dan desa sekitarnya, seperti Galuh Timur dan Kalijurang, Kecamatan Tonjong, akan mendapat fasilitas hak guna. “Peternak bisa menggembala ternak mereka dengan sesuka hati,” ujarnya.

    Menurut Yulia, kawasan ini akan menjadi Pusat Studi Ruminansia untuk kerbau dan sapi lokal. Daerah lain yang sudah menjalankan padang serupa antara lain Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Papua, dan Kalimantan Barat.

    “Di Brebes yang lahannya subur harus bisa,” ujarnya. Dia mengklaim padang penggembalaan ini baru satu-satunya di Jawa Tengah.

    Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan lahan seluas 336 hektare di daerah itu sudah 15 tahun tak dimanfaatkan. Dia berjanji akan membangun akses jalan menuju lokasi dari jalur utama Tegal-Purwokerto.

    Jalan dibuat lewat Talok-Maribaya sepanjang tujuh kilometer. Juga dari Galuhtimur-Maribaya sepanjang tiga kilometer.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.