Indonesia Larang Aksi Terorisme

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 25 negara menghadiri International Youth Conference on Countering Terrorism di Gedung MPR

    Sebanyak 25 negara menghadiri International Youth Conference on Countering Terrorism di Gedung MPR

    INFO MPR - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan aksi terorisme tidak sesuai dengan konsensus Indonesia. Indonesia tidak pernah toleran terhadap segala bentuk aksi radikalisme.

    “Ini harus dipahami bangsa-bangsa lain, sampaikan ini ke negara-negara kalian, kami ingin Anda, bangsa lain, paham bahwa tidak ada tempat sama sekali di Indonesia terhadap radikalisme dan terorisme, apa pun alasannya. Jika ada aksi-aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia, itu adalah aksi kriminal. Pelakunya harus ditangkap dan diadili secara tegas, tidak ada toleransi,” kata Zulkifli.

    Kendati demikian, kepada 100 orang dari 25 negara yang menjadi peserta International Youth Conference on Countering Terrorism di Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Maret 2016, Zulkifli mengatakan Indonesia sangat menjunjung tinggi toleransi dan hak-hak asasi manusia.

    Hal ini karena Indonesia dibangun atas dasar keragaman. Ada agama dan keyakinan yang berbeda-beda, suku yang sangat banyak, perbedaan bahasa, termasuk adat istiadat, ras, dan warna kulit.

    “Keanekaragaman itu disatukan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami memiliki ideologi Pancasila dan menjadi falsafah bangsa kami Indonesia. Konsep Pancasila ini diakui dunia sebagai konsep yang brilian,” katanya.

    Acara ini diselenggarakan dalam rangka peringatan “The 52nd Anniversary of IMM” atau milad ke-52 tahun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Event digelar di Ruang Rapat Utama Gedung Nusantara V Kompleks MPR/DPR/DPD. Sejumlah pemuda dari Australia, Cina, Yordania, Malaysia, Bangladesh, Mesir, Filipina, Kenya, Singapura, Polandia, Uganda, Aljazair, Azerbaijan, Prancis, Portugal, Venezuela, Tanzania, Rusia, Nigeria, Republik Ceko, Guatemala, Serbia, dan perwakilan IMM di beberapa provinsi di Indonesia menghadiri acara tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...