Selidiki Pipa Bocor Lapindo, Tim Labfor Bawa Tiga Alat Bukti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di lokasi rencana pengeboran sumur gas bumi di sumur Tanggulangin 1 di Desa Kedung Banteng, Kec. Tanggulangin Sidoarjo, Jawa Timur, 9 Januari 2016. Lapindo Brantas Inc berencana kembali mengebor sumur Tanggulangin I yang lokasinya berjarak sekitar 2,5 km dari pusat semburan lumpur panas Lapindo yang eksplorasinya dimulai awal Maret 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Warga melintas di lokasi rencana pengeboran sumur gas bumi di sumur Tanggulangin 1 di Desa Kedung Banteng, Kec. Tanggulangin Sidoarjo, Jawa Timur, 9 Januari 2016. Lapindo Brantas Inc berencana kembali mengebor sumur Tanggulangin I yang lokasinya berjarak sekitar 2,5 km dari pusat semburan lumpur panas Lapindo yang eksplorasinya dimulai awal Maret 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COSidoarjo - Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur memeriksa jaringan pipa gas yang bocor milik Lapindo Brantas Inc di Desa Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo, Senin, 14 Maret 2016. Dari lokasi, tim membawa tiga alat bukti untuk diperiksa.

    Tiga alat bukti itu adalah tanah bekas kebakaran, rangkaian kabel kulkas, dan selang plastik yang terbakar. Barang bukti tersebut diambil dari rumah Supriyono, warga yang rumahnya terbakar saat kebocoran pipa gas pada Jumat, 11 Maret 2016.

    Di lokasi kejadian, tim Labfor mengoperasikan dua alat pendeteksi gas. Sebanyak sebelas titik penanda dipasang di jalan Desa Kedungbanteng, yang letaknya persis di sebelah rumah Supriyono.

    Pemeriksaan lokasi berlangsung sekitar dua jam sejak sekitar pukul 09.00. Anggota tim yang berjumlah lima orang menolak memberikan keterangan. "Mohon maaf, kami belum bisa memberikan penjelasan karena pemeriksaan masih berlangsung," kata seorang anggota tim.

    Kebocoran jaringan pipa gas terjadi pada Jumat pekan lalu sekitar pukul 04.00. Api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Kebocoran itu sempat membuat warga panik. Api merembet dan membakar rumah Supriyono, seorang penduduk di desa itu. Lokasi kebocoran gas berada persis di tengah jalan Desa Kedungbanteng RT 3 RW 2, yang bersebelahan dengan rumah Supriyono.

    Ruas jalan itu berada tidak jauh dari titik sumur Tanggulangin 1 (TGA 1). Sumur itu akan dibor Lapindo Brantas Inc beberapa waktu lalu. Namun pengeboran ditunda setelah penduduk sekitar sumur memprotesnya.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.