SBY Bahas Turunnya Suara Demokrat dalam Road Show ke Yogya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Yudhoyono bersama dengan istrinya Ani Yudhoyono berfoto bersama dengan sahabat Indonesia Future Society

    Bambang Yudhoyono bersama dengan istrinya Ani Yudhoyono berfoto bersama dengan sahabat Indonesia Future Society". Kota Batu, Jawa Timur. Instagram.com

    TEMPO.CO, YogyakartaKetua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono 
    mendesak pengurus partai di daerah yang akan menghadapi pemilihan kepala daerah 2017, mulai bersiap diri dan merumuskan strategi, sehingga dapat meraih kemenangan maksimal.

    Dalam lawatannya ke Yogyakarta, Ahad petang, 13 Maret 2016, SBY menyoroti jebloknya perolehan suara legislatif Partai Demokrat khususnya yang terjadi pada pemilu 2014. 

    "Terus terang, daerah yang perolehannya paling merosot tajam saat pemilu 2014 adalah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta," ujar SBY di hadapan pengurus Partai Demokrat se-Jawa Tengah dan DIY itu.

    Presiden 2004-2014 ini, mengakui perolehan suara Partai Demokrat secara nasional memang turun pada 2014 lalu. Namun penurunan suara secara nasional itu tak separah yang terjadi di Jawa Tengah dan DIY.

    Suara parlemen Demokrat di daerah misalnya Kota Yogyakarta terjun bebas. Dari 2009 yang memiliki 11 kursi pada 2014 hanya tersisa satu kursi. Hanya di Kabupaten Gunungkidul yang tak terlalu anjlok yakni dari lima kursi pada 2009 menjadi empat kursi pada 2014.

    SBY mengatakan, sulit menerima alasan pengurus di wilayah DIY Jawa Tengah jika penyebab jebloknya partai itu dikaitkan dengan kuatnya basis partai tertentu di suatu wilayah. 

    Selama ini Jawa Tengah dikenal sebagai basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Di Yogya pun pada 2014 lalu, PDIP belum tergantikan perolehan suaranya, bahkan panen kursi berlebih di parlemen. Seperti di DPRD Kota Yogya yang meraih 15 dari 40 kursi. 
    "Kalau alasannya (kalah) karena ada partai politik kuat di situ, Bali itu kurang kuat apa?" ujar SBY. Bali dikenal publik juga sebagai basis kuat PDI Perjuangan.

    "Bali pada 2004 perolehannya X persen, pada 2009 X plus persen, dan 2014 saat secara nasional suara (Demokrat) turun, perolehan di Bali malah naik kembali 1,5 persen dari sebelumnya 16,9 persen," ujar SBY.

    "Berarti perlu introspeksi, apa yang kurang dari Jawa Tengah dan DIY karena perolehannya paling jatuh," kata SBY menambahkan.

    Dalam road show ke Yogya itu, hadir juga bupati terpilih Kabupaten Pacitan Indartarto. Indartarto merupakan inkumben kader Demokrat yang 2015 lalu berhasil menang mutlak dengan perolehan suara 78,9 persen.

    "Meskipun Pacitan kota kelahiran saya, tapi kalau tidak dirawat baik-baik ya (suara Demokrat) bisa terus menurun," ujar SBY tersenyum.

    Dalam lawatannya itu SBY ditemani istrinya dan sejumlah petinggi Demokrat lain seperti Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan.

    PRIBADI WICAKSONO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.