Menjelang Tengah Malam, Luapan Kali Winongo Mulai Surut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. ANTARA/Pey Hardi Subiantoro

    Ilustrasi banjir. ANTARA/Pey Hardi Subiantoro

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Hujan lebat disertai angin yang melanda kawasan utara Yogyakarta pada Sabtu, 12 Maret 2016, membuat air Sungai Tempuran Winongo meluap. Akibatnya 15 rumah di RT 19 RW 8 Dusun Kragilan, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman terendam air setinggi 1,5 meter.

    Hujan deras yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB memicu kenaikan air sungai pada pukul 19.30 WIB dan puluhan warga pun mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Sekretaris SAR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Haryoto menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan diperkirakan kerugian mencapai Rp30 juta. "Tetapi untuk kawasan itu saat ini air sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan," ujarnya.

    Luapan air yang berasal dari Kali Boyong juga membuat puluhan warga Bintaran mengungsi ke Gereja Bintaran karena rumah mereka terendam air setinggi 80 sentimeter. Belum dipastikan jumlah kerugian akibat banjir di kawasan tersebut.

    Di Surokarsan RT 014 Wirogunan Mergangsan, warga yang tinggal dekat dengan bantaran sungai belum mengungsi karena air belum masuk perkampungan. Namun, tanggul yang sudah jebol sejak tahun kemarin semakin lebar.

    Suparno, warga Bintaran, mengaku sehabis Isya mendengar volume air sungai meluap. "Saya ke lokasi dan melihat warga mulai mengungsi," tuturnya.

    SWITZY SABANDAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.