FB Dipalsu untuk Lecehkan Nyepi, Gubernur Bali Lapor Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bali, Made Mangku Pastika (kanan) menemui I Wayan Sumardana alias Tawan yang mendapat julukan baru dari para netizen 'The Real Iron Man' di Karangasem, Bali, 22 Januari 2016. TEMPO/Bram Setiawan

    Gubernur Bali, Made Mangku Pastika (kanan) menemui I Wayan Sumardana alias Tawan yang mendapat julukan baru dari para netizen 'The Real Iron Man' di Karangasem, Bali, 22 Januari 2016. TEMPO/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Denpasar - Akun Facebook Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dipalsukan dan digunakan untuk melecehkan Hari Raya Nyepi. Akun itu juga dipakai untuk memprovokasi posisi gubernur dalam kasus reklamasi Teluk Benoa.

    Keberadaan akun palsu itu pertama kali diketahui oleh putra ketiga Pastika, Wicaksana Wirajati. “Tadi pagi saya sempat melihat akun itu kemudian saya laporkan ke Bapak. Langsung dibantah pernah membuat status semacam itu,” kata Wicaksana saat melapor ke Kepolisian Daerah Bali, Jumat, 11 Maret 2016.

    Dari pengamatan  terlihat bahwa akun palsu tersebut baru dibuat malam sebelumnya. Sebab pada timeline baru terdapat lima unggahan, mulai dari profile picture, cover foto dan tiga status. Unggahan ketiga meng-copy status gubernur di akun asli mengenai persiapan Nyepi.

    Namun status selanjutnya bicara tentang reklamasi Telun Benona yang berbunyi, “Reklamasi akan tetap berjalan karena sudah saya setujui dan uang gratifikasi sudah saya terima Rp 500 miliar, lumayan untuk pension."

    Status terakhir bicara tentang Nyepi dengan tulisan,”Nyepi buang-buang waktu saja, nggak bisa kemana-mana. Kalau saya bilang F*** Hindu apakah kantor gubernur akan dihancurkan juga? Ahhhh F*** Hindu”.

    Akun palsu Pastika nampak mirip dengan  aslinya karena cover foto dan profile picture berbentuk sama. Namun bila dilihat lebih cermat  perbedaanya bisa dilihat dari jumlah pertemanan.

    Di akun palsu itu jumlah temannya hanya lima orang. Adapun di akun asli sudah mencapai 5 ribu. Pada akun asli yang dikelola sendiri oleh Pastika juga terdapat penjelasan lengkap profil gubernur termasuk nama ketiga anaknya.

    Laporan ke Polda Bali secara resmi diwakili oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah Provinsi Bali Dewa Gde Mahendra Putra. “Gubernur langsung yang memerintahkan karena ini sudah meresahkan masyarakat dan mencemarkan nama baik,” katanya.

     ROFIQI HASAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.