Dilirik PKS Tantang Ahok, Ini Jawaban Deddy Mizwar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sastrawan Ajip Rosidi (kanan) bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar saat menghadiri peresmian Perpustakaan Ajip Rosidi yang dikelola Yayasan Pusat Studi Sunda di Bandung, Jawa Barat, 15 Agustus 2015. Perpustakaan tersebut memiliki sekitar 60.000 koleksi buku dimana sebagian merupakan koleksi sastra Sunda. Selain perpustakaan, yayasan juga mengadakan pusat pendidikan dan pelatihan terkait perkembangan kesusasteraan Sunda. TEMPO/Prima Mulia

    Sastrawan Ajip Rosidi (kanan) bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar saat menghadiri peresmian Perpustakaan Ajip Rosidi yang dikelola Yayasan Pusat Studi Sunda di Bandung, Jawa Barat, 15 Agustus 2015. Perpustakaan tersebut memiliki sekitar 60.000 koleksi buku dimana sebagian merupakan koleksi sastra Sunda. Selain perpustakaan, yayasan juga mengadakan pusat pendidikan dan pelatihan terkait perkembangan kesusasteraan Sunda. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Bidang Wilayah Dakwah Banten Jakarta dan Jawa Barat Tate Qomarudin mengatakan ada nama baru yang muncul dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta pada bahasan partainya. "Nama baru? Ada tuh, yang duduk di sana, Deddy Mizwar ternyata masuk juga," katanya di Bandung, Jumat, 11 Maret 2016.

    Tate mengatakan nama Wakil Gubernur Jawa Barat itu muncul setelah partainya mengeksplorasi kembali nama-nama tokoh yang dinilai bisa menyelesaikan masalah DKI. "Kami kan masih jauh (untuk) mengerucut, jadi semua gagasan baik dicoba," ujarnya.

    Menurut Tate, nama Deddy Mizwar muncul dari rekan partainya di Jakarta untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta. Dia mengaku belum pernah membahas soal itu langsung dengan Deddy Mizwar. "Tapi mungkin DPP," ucapnya.

    Menanggapi namanya masuk bahasan bursa calon Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan itu hak partai. "Enggak apa-apa, setiap partai boleh mengelus-elus, yang kira-kira bisa diajukan, boleh. Itu hak mereka," ucpanya di Bandung, Jumat, 11 Maret.

    Deddy membenarkan sudah ada sejumlah partai yang mendekatinya untuk membicarakan soal pencalonannya sebagai Gubernur DKI, juga Gubernur Jawa Barat. "Untuk dua-duanya (DKI dan Jawa Barat). Yang sudah termasuk parpol besar. Kalau parpol sedang sudah ada tiga," katanya.

    Namun Deddy enggan menyebutkan nama partai tersebut. "Ada beberapa lah, enggak perlu saya sebut," tuturnya. "Diikutin saja, dengarkan pandangan-pandangan mereka, harapan-harapan mereka."

    Soal ini pun sudah dibicarakan dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. "Enggak boleh enggak ngomong, kan sekarang masih jadi Wagub Jawa Barat," kata Deddy.

    Kendati akan dicalonkan sebagai Gubernur DKI, Deddy mengaku memilih menuntaskan tugasnya sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat. "Kalau disuruh pilih, saya harus menyelesaikan dulu di Jawa Barat. Kita harus menepati janji. Kalau sudah harus memilih, ini pilihan saya, lebih baik menyelesaikan di Jawa Barat," tuturnya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.