Isu Perombakan Kabinet, Rizal Ramli Suruh Wartawan Tanya Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menjawab pertanyaan dalam acara temu wicara bersama wartawan di rumah dinas, Jakarta, 25 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menjawab pertanyaan dalam acara temu wicara bersama wartawan di rumah dinas, Jakarta, 25 November 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli enggan menanggapi isu pencopotannya dari Kabinet Kerja oleh Presiden Joko Widodo. Saat ditanya mengenai ketidaknyamanan Jokowi atas kegaduhan yang ia ciptakan, Rizal mengatakan, "Nanya Pak Jokowi aja. Gitu aja kok ribet," sembari menutup pintu mobilnya, Kamis, 10 Maret 2016.

    Beberapa waktu belakangan ini, tersiar kabar bahwa Presiden Jokowi berencana mencopot Rizal karena mulai gerah dengan kegaduhan yang ditimbulkannya. Beberapa pekan terakhir, silang pendapat memang terjadi antara Rizal serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said soal Blok Masela.

    Rizal dan Sudirman meributkan pembangunan kilang gas alam cair Blok Masela, Maluku. Rizal ingin Blok Masela dibangun di darat, sementara Sudirman ingin Blok Masela terapung di laut. Perseteruan keduanya pun berlanjut di jejaring sosial Twitter.

    Saat ditemui dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tak tahu-menahu soal rencana perombakan kabinet oleh Jokowi, termasuk pencopotan Rizal. "Enggak tahu saya kalau Presiden mau me-reshuffle," tutur Luhut.

    Saat ditanya mengenai tudingan bahwa dialah yang membekingi Rizal agar tidak dicopot Jokowi, Luhut berkelit. "Saya enggak pernah bicara soal reshuffle. Tanya ke Presiden aja," ujarnya. Dia enggan berkomentar karena perombakan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.