Kata Gibran Jokowi Soal Proses Kelahiran Anaknya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo (kedua kanan), serta tim dokter Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo memberikan keterangan pers mengenai kelahiran cucu pertama keluarga Presiden Jokowi di aula RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jawa Tengah, 10 Maret 2016. ANTARA/Maulana Surya

    Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo (kedua kanan), serta tim dokter Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo memberikan keterangan pers mengenai kelahiran cucu pertama keluarga Presiden Jokowi di aula RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jawa Tengah, 10 Maret 2016. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Surakarta - Menantu Presiden Joko Widodo, Selvi Ananda, baru saja melahirkan anak pertama. Proses persalinan dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Solo, Kamis, 10 Maret 2016.

    Selvi dibawa ke rumah sakit pada pagi tadi. Tak lama kemudian, anaknya lahir. "Prosesnya berjalan cepat dan lancar," kata suami Selvi, Gibran, beberapa saat setelah kelahiran anaknya.

    Menurut putra sulung Jokowi itu, Selvi mulai merasa mulas pada pagi hari. Keluarga langsung melarikannya ke rumah sakit. "Terima kasih kepada tim medis yang sigap memberikan pertolongan," ucap Gibran.

    Tim medis tersebut dipimpin dokter spesialis kebidanan, Soffin Arfian. Selama ini, Selvi memang sering memeriksakan kehamilannya di tempat praktek dokter tersebut.

    Gibran menikah dengan Selvi pada 11 Juni 2015. Pernikahan digelar di Grha Saba buana, gedung pertemuan milik keluarga Jokowi. Selanjutnya, pada Desember lalu, keluarga Jokowi menggelar acara tingkeban atau mitoni. Upacara itu digelar untuk menyambut usia 7 bulan kehamilan Selvi.

    AHMAD RAFIQ



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.