2 Jasad Korban Longsor Hotel di Cianjur Dievakuasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas berjaga saat alat berat membersihkan sisa longsor tebing di perbatasan Bogor-Cianjur, Jabar, Kamis (10/1). ANTARA/Jafkhairi

    Seorang petugas berjaga saat alat berat membersihkan sisa longsor tebing di perbatasan Bogor-Cianjur, Jabar, Kamis (10/1). ANTARA/Jafkhairi

    TEMPO.CO, Cianjur - Dua korban terakhir longsor di Hotel Club Bali di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dapat dievakuasi pada Kamis, 10 Maret 2016. Korban suami-istri, Budi Tanuadi Supena, 52 tahun, dan Meiliawaty alias dr Mey, 52 tahun, ditemukan di balik reruntuhan kamar nomor 125.

    Proses evakuasi kedua korban cukup alot karena harus menggunakan alat berat backhoe dan penggalian secara manual karena bangunan hotel rawan ambruk. "Dengan demikian, semua korban sudah ditemukan dan langsung dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur Asep Suparman di lokasi kejadian, Kamis, 10 Maret 2016.

    Asep menjelaskan, posisi kedua korban tertindih beton bangunan hotel yang ambruk setelah diterjang longsor. "Kondisi keduanya masih utuh, hanya memar-memar di tubuh," tuturnya.

    Sejam sebelumnya, jasad Bun Susanto, 35 tahun, ditemukan di kamar berbeda. Bun tewas, sementara anaknya, Natasya, 7 tahun, selamat. "Posisi Bun sebelumnya memeluk anaknya yang selamat," ucap Asep.

    Dengan demikian, proses evakuasi korban selesai. "Lebih cepat daripada perkiraan. Alhamdulillah, cuaca juga bersahabat. Jadi, dari target selesai pukul 15.00 WIB, evakuasi sudah selesai pukul 13.00 WIB," tuturnya.

    DEDEN ABDUL AZIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.