Belum Lapor Harta Kekayaan ke KPK, Ini Kata Bambang Soesatyo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golongan Karya, Bambang Soesatyo, mengakui bahwa dia belum memperbaharui laporan harta kekayaan penyelenggara negara ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

    “Saya sudah pernah menyerahkan lengkap tahun 2010, dan memang belum saya perbaharui,” ujar Bambang, yang juga Wakil Bendahara Umum Golkar, saat dihubungi Tempo, Rabu, 9 Maret 2016.

    Bambang menuturkan akan segera memperbaharui laporan harta kekayaannya. Menurut dia, KPK juga sebelumnya telah mengimbau anggota DPR segera memperbarui laporan harta kekayaannya setiap awal dan akhir masa jabatan. “Terima kasih sudah mengingatkan,” tuturnya.

    Masalah laporan harta kekayaan anggota DPR mencuat setelah Koalisi Masyarakat untuk Parlemen Bersih mendesak KPK membuka daftar nama anggota DPR yang tak melaporkan harta kekayaan. Koordinator koalisi itu, Arief Rachman, menduga, dari 560 anggota DPR, 60 persennya belum melaporkan harta kekayaannya.

    Beberapa anggota DPR yang tak melaporkan harta kekayaannya di antaranya Ketua DPR Ade Komarudin; anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo; anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Masinton Pasaribu; dan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?