Pramuka Urutan Pertama Lihat Gerhana di Planetarium Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota pramuka berjaga di depan gerbong Kereta Commuter Line di Bogor, 17 Agustus 2015.  TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    Sejumlah anggota pramuka berjaga di depan gerbong Kereta Commuter Line di Bogor, 17 Agustus 2015. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa kelompok warga yang berada di Jakarta dan sekitarnya mengantri sejak Rabu dinihari, 09 Maret 2016 di Planetarium Jakarta untuk melihat gerhana matahari total.

    Salah satu kelompok yang datang pertama kali ke Planetarium di Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini, Jakarta Pusat adalah rombongan anggota pramuka dari Kwartir Ranting di Jakarta Utara.

    "Kami dapat antrian nomor satu," kata Muhammad Gunarto,  pembina pramuka, saat ditemui Tempo di Planetarium Jakarta, TIM, pada Rabu dinihari, 9 Maret 2016.

    Gunarto bersama dengan anak didiknya, mengaku datang lebih awal karena mendapat informasi bahwa akan ada ribuan orang yang mendatangi tempat ini untuk melihat gerhana matahari.

    Sebanyak 24 pramuka penegak itu berasal dari gugus depan yang berpangkalan di  SMU 41 dan SMU 80 di Kwartir Cabang Jakarta Utara.

    "Adik-adik antusias datang karena fenomena alam yang langka ini erat kaitannya dengan pelajaran di sekolah," kata Gunarto.

    Ia menceritakan bahwa rombongannya berangkat dari Jakarta Utara pada Selasa, 8 Maret 2016 sekitar pukul 22:00 WIB.  "Alhamdulillah, meski cuma beberapa jam, adik-adik antusias dan senang," ujar Gunarto.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.