Sambut Gerhana Matahari, Pelajar Ikut Star Party di Pasuruan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelajar mengamati matahari dengan teropong di Surabaya, 7 Maret 2016. Kegiatan tersebut dalam rangka pembelajaran cara melihat gerhana matahari yang aman saat gerhana matahari pada 9 Maret 2016. ANTARA/Didik Suhartono

    Pelajar mengamati matahari dengan teropong di Surabaya, 7 Maret 2016. Kegiatan tersebut dalam rangka pembelajaran cara melihat gerhana matahari yang aman saat gerhana matahari pada 9 Maret 2016. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Pasuruan - Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Lembaga Antariksa (Lapan) Watukosek, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa malam menggelar Star Party. Acara ini  untuk menyambut gerhana matahari yang akan berlangsung pada pagi ini, Rabu, 9 Maret 2016. Ratusan pelajar meramaikan acara tersebut.

    Acara yang dipusatkan di Kantor Lapan Watukosek itu dimulai dengan sosialisasi program Lapan serta penjelasan fenomena langka gerhana matahari di Graha Antarikasa. Setelah itu peserta diajak melihat dan mengamati bintang dan planet menggunakan teleskop.

    Galuh Purwasi, 18 tahun, koordinator Masyarakat Eksplorator Astronomi  (Maestro) Kabupaten/Kota Pasuruan, mengaku senang dengan digelarnya acara Star Party. "Meski kegiatan seperti ini sering kami lakukan sendiri, tapi momen gerhana matahari kali ini sangat pas," katanya.

    Live Streaming: Gerhana Matahari 2016

    Hal yang sama diungkapkan Regina Setya Rahagi Praptoko, 18 tahun. Mahasiswi Agroekoteknologi Universitas Brawijaya itu datang bersama 15-an temannya yang tergabung dalam Surabaya Astronomi Klub. "Alhamdulillah malam ini bisa melihat planet Jupiter dan satelitnya," ujarnya.

    Selain diramaikan ratusan pelajar, acara Star Party ini diikuti perwakilan sekitar 30-an instansi/lembaga yang selama ini bermitra dengan Lapan Watukosek, mulai Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur hingga sejumlah universitas dan sekolah.

    Sebelumnya Lapan Watukosek telah menyiapkan dua teleskop utama dan lima teleskop portabel. Teleskop akan digunakan warga untuk melihat gerhana matahari. Proses terjadinya gerhana matahari sebagian sekitar pukul 06.21 hingga 08.39. Adapun puncaknya terjadi pada pukul 07.25.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.