Kamis, 19 Juli 2018

Jawa Barat Minta Pemerintah Kebut Pembangunan Puncak II

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan ribuan kendaraan roda empat menunggu dibukanya arah menuju Puncak di Bogor, 7 Februari 2016. Pintu keluar Tol Ciawi dan Jalan Raya Ciawi-Gadog antrean kendaraan sudah mengular sejak ditutupnya jalur menuju Puncak pada pukul 13:30 WIB.  TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    Kepadatan ribuan kendaraan roda empat menunggu dibukanya arah menuju Puncak di Bogor, 7 Februari 2016. Pintu keluar Tol Ciawi dan Jalan Raya Ciawi-Gadog antrean kendaraan sudah mengular sejak ditutupnya jalur menuju Puncak pada pukul 13:30 WIB. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, BANDUNG -Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengungkapkan tengah menyiapkan usulan pada pemerintah pusat untuk mempercepat pengerjaan jalan alternatif Puncak II dari Sentul menuju Cipanas. “Prosesnya lambat, kita coba dorong supaya ini menjadi prioritas,” kata dia di Bandung, Selasa, 8 Maret 2016.

    Iwa mengatakan, permintaan agar pembangunan jalan alternatif itu diterima pemerintah provinsi dari Polda Jawa Barat. “Hampir setiap pekan terjadi kemacetan luar biasa. Oleh karen itu menjadi urgent jalan non-tol Puncak II dari Sentul ke Cipanas,” kata dia.

    Menurut Iwa, jalan alternatif Puncak II dibutuhkan untuk melengkapi pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi. Jalan tol itu tidak melewati Cianjur sehingga, jalan Puncak II itu menjadi alternatif akses dari Cianjur menuju Bogor.

    Iwa mengaku, Dinas Bina Marga sudah diminta untuk mempelajari pengerjaan jalan alternatif Puncak II itu untuk mengirim usulan percepatan pembangunan jalan itu pada pemerintah pusat. “Kita akan coba usulkan di 2017,” kata dia.

    Menurut Iwa, lahan akses jalan itu mayoritas sudah tersedia kendati ada beberapa ruas yang belum tuntas pembebasannya. Lahan jalan alternatif Puncak II itu sebagian dibiayai pemerintah provinsi, sementara pembangunan fisik jalannya oleh pemerintah pusat.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat Guntoro mengatakan, pengerjaan jalan alterantif Puncak II masih dikerjakan. “Ada pergerakan, masih jalan terus,” kata dia di Bandung, 22 Februari 2016.

    Guntoro mengatakan, pemerintah pusat masih mengucurkan anggaran membangun jalan itu pada 2015. “Tahun ini belum di cek,” kata dia.

    Sejak setahun lalu pemerintah Jawa Barat meminta pemerintah pusat menyelesaikan pembangunan jalan alternatif Puncak II yang menghubungkan Sentul menuju Cipanas. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kala itu mengaku, pembangunan jalan Puncak II tersendat karena kucuran anggarannya terbatas.

    Jalan Raya Puncak II itu tengah merupakan proyek garapan Kementerian Pekerjaan Umum yang dibiayai APBN. Sebagian tanahnya berasal dari hibah Tommy Soeharto.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Musim Berburu Begal Saat Asian Games 2018 di Jakarta

    Demi keamanan Asian Games 2018, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar operasi besar-besaran dengan target utama penjahat jalanan dan para residivis.