Berikut Syarat Pendaftaran SATU Indonesia Award 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Toriq Hadad, Onno W. Purbo, Tutus Setiawan, Jordan Andrean, Sumitro Aji Prabowo, Bambang Harymurti di Bincang Inspiratif Satu Indonesia Awards di Plaza Bapindo, Jakarta, 8 Maret 2016. TEMPO/Vindry Florentin

    Dari kiri: Toriq Hadad, Onno W. Purbo, Tutus Setiawan, Jordan Andrean, Sumitro Aji Prabowo, Bambang Harymurti di Bincang Inspiratif Satu Indonesia Awards di Plaza Bapindo, Jakarta, 8 Maret 2016. TEMPO/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra International Tbk membuka pendaftaran SATU Indonesia Award 2016 mulai hari ini hingga 8 Agustus 2016. Berikut merupakan kriteria untuk mengikuti ajang tersebut.

    "Syarat pertama adalah berusia maksimal 35 tahun," kata Head of Public Relation Astra International Yulian Warman di Plaza Bapindo, Jakarta, pada Selasa, 8 Maret 2016. Yulian mengatakan batasan umur tersebut sesuai dengan batasan umur pemuda sesuai pengertian pemuda dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

    Kategori penghargaan terdiri dari perseorangan dan kelompok. Kelompok harus beranggotakan minimal tiga orang. Syarat lainnya adalah belum pernah menerima penghargaan nasional atau internasional dan bukan karyawan Grup Astra dan Tempo Media Grup, penyelenggara kegiatan ini.

    Peserta juga harus memiliki kegiatan yang orisinal. Kegiatan yang diterima telah berlangsung minimal selama satu tahun. Kegiatan yang didaftarkan harus membantu orang lain untuk mandiri dengan memberikan solusi, cara, atau alat. "Dampaknya tidak hanya sementara saja," kata Yulian.

    Untuk mengikuti ajang ini, peserta bisa mengakses www.satu-indonesia.com. Yulian mengatakan satu orang bisa mendaftarkan orang lain untuk menerima penghargaan. Menurut dia, orang yang berprestasi biasanya tidak suka menonjolkan diri. Yulian mengatakan sebanyak 80 persen calon penerima penghargaan didaftarkan oleh orang lain, bukan mendaftar sendiri.

    Yulian mengatakan para penerima apresiasi masing-masing akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 55 juta. Selain itu, ada juga pembinaan kegiatan.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.