Wapres JK Nikmati Gerhana Matahari di Palu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri haul wafatnya Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. TEMPO/Ishomuddin

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri haul wafatnya Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerhana matahari total (GMT) bukan saja menjadi incaran para peneliti dan wisatawan. Sejumlah pejabat negara juga akan menyaksikan peristiwa langka itu, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Jusuf Kalla akan menikmati gerhana matahari pada Rabu, 9 Maret 2016, di Palu, Sulawesi Tengah. Kalla bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 8 Maret 2016.

    Dalam perjalanan ke Palu ini, Kalla didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat.

    Palu menjadi salah satu kota yang menjadi jalur lintasan GMT. Banyaknya peneliti dan wisatawan, baik asing maupun domestik yang berburu GMT, membuat hotel di kota tersebut penuh. "Hotel sudah penuh. Aku aja dapatnya di hotel kecil," kata Tika Prima, wisatawan asal Jakarta. Karyawan swasta di Jakarta ini datang ke Palu sejak Senin, 7 Maret 2016, memang untuk menyaksikan GMT.

    Selain Palu, beberapa kota lain yang bisa jadi tempat untuk menikmati GMT adalah Palembang, Bangka, Belitung, dan Palangkaraya.

    AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?