PDIP: Kami Punya Djarot, Ganjar, Risma, dan Boy  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama istri Veronica Tan (kanan) di dampingi Megawati Soekarnoputri, bersama wakil Gubenur Djarot Saiful Hidayat dan Istri Heppy Farida di Balai Agung Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta, 17 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama istri Veronica Tan (kanan) di dampingi Megawati Soekarnoputri, bersama wakil Gubenur Djarot Saiful Hidayat dan Istri Heppy Farida di Balai Agung Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta, 17 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Prasetio Edi Marsudi mengatakan kemarin Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengumpulkan beberapa kader di rumahnya. "Hanya konsolidasi. Memperkuat konsolidasi saja," kata Prasetio di Balai Kota DKI, Selasa, 8 Maret 2016.

    Prasetio menyebutkan, pertemuannya dengan Megawati belum membicarakan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Menurut Prasetio, mereka hanya membicarakan masalah umum di Jakarta. Adapun kader yang hadir pada malam itu adalah Djarot Saiful Hidayat, Prasetio Edi Marsudi, dan Eriko Sotarduga.

    Untuk mengusung nama calon gubernur, Prasetio mengatakan perlu mengikuti mekanisme yang berjalan di partai. Tahap pertama yang harus dilewati adalah penjaringan. "Siapa pun dia, bisa mendaftar," tuturnya.

    Setelah penjaringan, langkah yang diambil adalah penyaringan. Selanjutnya diikuti dengan rapat kerja daerah (rakerda) dan rapat kerja daerah khusus (rakerdasus). "Tenang aja, kan kami bisa mengusung sendiri. DPP yang memutuskan, bukan ranah kami lagi," ucapnya.

    Sampai saat ini, belum ada nama yang masuk penjaringan karena pendaftaran memang belum dibuka. Namun Prasetio menyebutkan, sudah ada nama-nama dari internal PDIP, yaitu Djarot Saiful Hidayat, Boy Sadikin, Tri Rismaharini, dan Ganjar Pranowo. "Nama itu sudah tidak asing lagi, kan?" ucapnya.

    Parestio berujar, PDIP tidak perlu terburu-buru mengusung nama calon Gubernur DKI Jakarta. Sebab, PDIP berhak mengusung calon sendiri. "Kader kami banyak, rencananya mungkin April (buka penjaringan)," tuturnya.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?