Airlangga Sebut Munaslub Golkar Digelar 27 Mei  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Makassar - Politikus Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) akan dilaksanakan pada 27 Mei 2016. Keputusan tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara kubu Aburizal Bakrie (ARB) dan Agung Laksono. Selain itu, telah disepakati oleh Jusuf Kalla.

    "Jadwal ini sudah diputuskan oleh Agung Laksono, Aburizal Bakrie, dan Pak Jusuf Kalla. Nanti tinggal ditetapkan dalam rapat pleno," kata Airlangga setelah menggelar pertemuan dengan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Senin, 7 Maret 2016.

    Airlangga, yang akan maju bursa calon Ketua Umum Golkar, membeberkan struktur kepanitiaan munaslub. Menurut dia, telah disepakati ketua penyelenggara dijabat oleh Theo Sambuaga, Ketua Organizing Committee (OC) dijabat  Zainuddin Amali sebagai, dan Ketua Steering Committee (SC) dijabat Nurdin Halid.

    Sebelumnya, Nurdin Halid menuturkan belum membuat peraturan ihwal pelaksanaan munaslub. Sebab, belum ada yang resmi menjadi panitia. "Saya belum membuat peraturan munaslub karena belum ada SK panitia," ucapnya melalui pesan pendek yang disampaikan kepada Tempo, Ahad malam, 6 Maret 2016.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.