Menkominfo Puji Fasilitas Media Center KTT OKI 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirjen Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib saat Briefing KTT Luar Biasa OKI di gedung serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, 3 Maret 2016. TEMPO/Yohanes PASKALIS

    Dirjen Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib saat Briefing KTT Luar Biasa OKI di gedung serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, 3 Maret 2016. TEMPO/Yohanes PASKALIS

    TEMPO.COJakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat mendatangi International Media Center di sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT LB OKI) 2016 yang diadakan di Jakarta Convention Center, Senayan pada Minggu, 6 Maret 2016.

    "Saya kebetulan ikut hadir Gala Dinner-nya, sekalian saja saya jalan cek teman-teman (wartawan). Melihat fasilitas yang disediakan," ujar Rudi di ruang Media Center KTT OKI 2016.

    Menurut Rudi, fasilitas informasi dan teknis yang tersedia dalam KTT OKI 2016 akan sangat memadai bagi para awak media yang ikut serta memberitakan konferensi ini. "Jumlah wartawan kali ini tak sebanyak saat Konferensi Asia Afrika 2015, jadi pasti cukup," katanya.

    Menurut Rudi, jumlah wartawan yang ikut serta dalam KAA 2015 mencapai hampir 2.000 orang. "Tapi untuk KTT OKI ini hanya sekitar 600, pasti memadai untuk teman jurnalis nasional dan internasional," katanya.

    Rudi pun sempat beramah tamah dengan sejumlah wartawan. "Fasilitasnya cukup, kan? Makanannya juga. Asal jangan dibungkus bawa pulang, terutama yang anak kos," ujarnya berkelakar.

    Menurut Rudi, materi konferensi yang diinformasikan pada wartawan di KTT OKI 2016 ini juga telah dikoordinasikan kepada pihak Kementerian Luar Negeri dan OKI.

    Rudi mengaku belum ada rencana mendekati negara tertentu yang menjadi anggota OKI terkait dengan kerja sama di bidang informatika. "Belum, belum ada rencana itu. Ini masih fokus soal isu Palestina, tapi besok memang masih ada rencana bilateral Presiden dengan sejumlah kepala negara."

    Namun Rudi menolak menyampaikan negara mana saja yang akan dijumpai khusus oleh Jokowi besok. "Tunggu besok lah, besok juga tahu," ujarnya.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...