Munaslub, Airlangga Hartarto Mulai Safari ke Yasin Limpo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Makassar - Politikus Partai Golkar yang juga calon Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dijadwalkan melakukan pertemuan tertutup dengan Syahrul Yasin Limpo di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Senin pagi, 7 Maret 2016.

    "Pertemuan akan lebih membahas persamaan untuk pembaruan partai ke depan," ujar Airlangga melalui pesan pendek yang disampaikan ke Tempo, Minggu malam, 6 Maret 2016.

    Airlangga menilai Syahrul layak maju sebagai calon Ketua Umum di munaslub ini. Sebab, kepemimpinan Syahrul telah teruji sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

    "Kepemimpinan Pak Syahrul di pemerintahan telah teruji," puji Airlangga.

    Ketika dihubungi secara terpisah, Ketua Tim Pemenangan Syahrul Yasin Limpo Divisi Opini, Visi, dan Misi Farouk Mappaselling Beta tak membantah bila Senin Airlangga melakukan silaturahmi ke rumah jabatan Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

    "Acaranya jam 8 pagi, tapi tertutup untuk media. Kemungkinan membahas persamaan persepsi menjelang munaslub," jelasnya.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.