Menlu Retno: Saatnya Anggota OKI Berperan di Timur Tengah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu Palestina, Riad al- Maliki, Menlu RI. Retno Marsudi, dan Sekjen OKI Iyad Ameen Madani di Jeddah, Arab Saudi, 22 Januari 2016. (Foto: Kemlu RI)

    Menlu Palestina, Riad al- Maliki, Menlu RI. Retno Marsudi, dan Sekjen OKI Iyad Ameen Madani di Jeddah, Arab Saudi, 22 Januari 2016. (Foto: Kemlu RI)

    TEMPO.COJakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan forum Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT LB OKI) 2016 adalah saat tepat bagi negara-negara Islam untuk lebih berperan menyelesaikan konflik Timur Tengah.

    "Dunia Islam bisa memainkan peran lebih besar untuk menyulut perdamaian," ujar Retno dalam sambutannya di depan para menteri luar negeri pada KTT LB OKI 2016 di Jakarta Convention Center Senayan, Minggu, 6 Maret 2016. 

    Baca juga: DPR Usulkan 4 Agenda KTT OKI: Jangan Seremonial Belaka

    Pernyataan Retno didasari sejarah bahwa selama ini perundingan internasional untuk perdamaian Palestina-Israel hanya dimediasi kuartet Timur Tengah yang terdiri atas Persatuan Bangsa Bangsa, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Rusia. Sementara negara Islam yang terlibat sangat jarang angkat suara.

    Mewakili Indonesia, Retno mengajak negara anggota OKI untuk melipatgandakan usaha untuk mencapai tujuan bersama untuk kedamaian Palestina. "'Two state solution' (solusi dua negara) adalah satu-satunya pilhan yang layak," kata Retno. 

    Baca juga: Menlu Palestina Al Maliki: Dunia Muslim Hargai Indonesia

    Retno menyampaikan perlunya dukungan terhadap penyelenggaraan sebuah konferensi internasional yang mengedepankan solusi, bukan hanya membicarakan efek masalah yang dibahas. 

    Tak lupa, Retno mengapresiasi masukan dan komentar negara anggota OKI terhadap perumusan draf Resolusi dan Deklarasi Jakarta, yang akan dikukuhkan pada Senin, 7 Maret 2016. "Saya memohon dukungan dan fleksibilitas selama proses pengukuhan dua draf penting ini," tuturnya.

    Baca juga: Presiden Palestina dan Wapres Amerika Bertemu di Ramallah

    Pertemuan forum Senior Official Meeting (SOM) KTT OKI 2016 pada Minggu, 6 Maret 2016, telah menghasilkan draf resolusi dan deklarasi. Dalam pembahasan yang berlangsung, 50 delegasi negara anggota OKI sepakat mengenai posisi dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

    Menurut Retno, dua draf dokumen resolusi dan deklarasi itu telah diterima pembahasannya dalam tahap para menlu. Besok, draf itu akan diajukan dalam forum resmi KTT. "Kalaupun ada masukan lagi untuk draf itu, lebih pada upaya memperkuat isinya," katanya.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?