Keluh Kesah Budi Waseso kepada Zulkifli Hasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso bertukar cinderamata dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, 4 Maret 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso bertukar cinderamata dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, 4 Maret 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan masih banyak permasalahan yang dihadapi BNN dalam memberantas narkotik. Salah satunya ganjalan dalam bekerja lantaran BNN dipimpin pejabat eselon satu.

    "Untuk kami laporkan, status pejabat BNN hanya setingkat eselon 1 di bawah presiden, setara dengan dirjen. Ini menjadi kendala keterbatasan kerja," ucapnya saat menerima kunjungan pimpinan MPR di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 4 Maret 2016.

    Zulkifli berujar status jabatan itu sangat penting untuk dapat menelusuri permasalahan narkoba di kalangan atas. Pasalnya, jika hanya berstatus eselon satu, akan terbentur jabatan ketika akan menelusuri jaringan tersebut hingga ke atas. "Untuk menembus kalangan atas, lembaga ini perlu diperkuat agar tidak terbentur," katanya.

    Selain mempermasalahkan jabatan, Budi mengatakan, saat ini BNN belum memiliki gedung operasional sendiri untuk menunjang pekerjaannya. "Sampai saat ini BNN belum punya gedung sendiri, masih menumpang di gedung milik Polri," ucapnya.

    Padahal, untuk mendukung pemberantasan narkotik, BNN memerlukan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan operasional, baik di tingkat pusat maupun daerah. "BNN ini belum punya gedung sendiri, tidak hanya di pusat, tapi juga di daerah-daerah. Padahal Presiden sudah menyatakan narkotik ini merupakan ancaman darurat nasional," katanya.

    Karena itu, ia berharap pemerintah memfasilitasi gedung operasional untuk menunjang keberlangsungan lembaga pemberantasan narkotik tersebut.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...