Pulau Sabang Jadi 'Magnet' Kapal Pesiar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk kota Sabang menanti turunnya para wisatawan mancanegara yang akan turun dari kapal pesiar Cruise Silver di Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas  Sabang, Aceh, 2 Januaro 2016. Kapal pesiar berbendera Bahama/Nassau ini membawa 232 turis dari 25 negara. ANTARA/HO-Indroyono Soesilo

    Penduduk kota Sabang menanti turunnya para wisatawan mancanegara yang akan turun dari kapal pesiar Cruise Silver di Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang, Aceh, 2 Januaro 2016. Kapal pesiar berbendera Bahama/Nassau ini membawa 232 turis dari 25 negara. ANTARA/HO-Indroyono Soesilo

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Kapal pesiar (cruise) MV Humberg kembali singgah di Pulau Sabang. Kapal sepanjang 144 meter, yang mengangkut 306, turis itu tiba Rabu pagi, 2 Maret 2016. “Kami optimistis Sabang bakal menjadi ‘magnet’ kapal-kapal cruise dunia,” kata Fauzi Husein, Kepala Badan Penguasaan Kawasan Sabang, Kamis, 3 Maret 2016.

    Kapal dengan bendera Bahamas itu sebelumnya telah mengunjungi Sabang pada 25 Januari. Kapal yang bergerak dari Phuket, Thailand, ini singgah sekitar 7 jam, kemudian melanjutkan perjalanan ke India.

    Menurut Fauzi, volume kunjungan kapal pesiar mewah ke Sabang terus meningkat. Sepanjang 2016, ada lima kapal pesiar yang berlabuh. Fauzi berharap, meningkatnya kapal pesiar yang singgah di Sabang membuat wilayah itu menjadi primadona turis mancanegara.

    Sementara itu, Kepala Unit Manajemen Pelabuhan BPKS Zulkarnaini Abdullah mengatakan kapal MV Humberg dinakhodai Capt Vladimir Vorobyov dengan 169 kru. Turis yang dibawa umumnya berasal dari Jerman.

    Penyambutan para turis dilakukan seperti biasa dengan adat Aceh, yang menyajikan Tari Ranub Lampuan. Selain itu, ada pengalungan bunga dan tukar cenderamata.

    Turis kemudian turun mengunjungi beberapa obyek wisata yang ada di Kota Sabang, seperti pantai-pantai dan wisata alam, serta kunjungan ke Museum Abad Kejayaan Sabang.

    Zulkarnaini menilai, Sabang mulai digemari para operator cruise dunia. “Mari semua pihak terus mendukung untuk meningkatkan pelayanan,” katanya.



    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.