Hidayat Dukung Hukuman Mati Pelaku Kejahatan Berat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hukuman mati diberlakukan pada pelaku peredaran narkoba, kekerasan pada anak, teroris dan korupsi ratusan miliar rupiah

    Hukuman mati diberlakukan pada pelaku peredaran narkoba, kekerasan pada anak, teroris dan korupsi ratusan miliar rupiah

    INFO MPR - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mendukung pemerintah memberikan hukuman mati pada setiap pelaku kejahatan berat. Kejahatan berat yang sepatutnya diberi hukuman mati yakni pelaku peredaran narkoba, kekerasan pada anak, teroris dan korupsi ratusan miliar rupiah dihukum mati.

    "Pelaku kejahatan berat seperti itu seharusnya diberi hukuman mati," kata Hidayat saat menerima delegasi Aliansi Cinta Keluarga Indonesia (Aila) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Kamis 3 Maret 2016.

    Menurutnya, selama ini, sanksi bagi pelaku kejahatan berat khususnya pada anak masih ringan. Pelaku dijerat dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun.

    Hukuman mati harus diberikan dengan cepat. Sehingga para pelaku kejahatan tidak merugikan negara.

    "Setiap kejahatan harus dieksekusi dengan cepat. Jangan lagi keluar anggaran negara seperti memberi mereka makan, amnesti dan lain-lain," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Hidayat juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga hukum Indonesia terutama melindungi hak-hak warga negara. Hidayat yakin, masyarakat tidak akan  melakukan tindakan anarkis pada penganut LGBT (lesbian, gay, bisexual and transgender).

    "Secara prinsip LGBT harus ada solusi hukum," ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.