Gempa Mentawai, Warga Padang Mulai Mengungsi ke Zona Hijau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kepanikan warga sesaat setelah gempa berkekuatan 8,3 SR mengguncang Padang, Sumatera Barat, 2 Maret 2016. Warga terlihat berbondong-bondong menuju zona hijau yang terletak di kawasan By Pass hingga Limau Manis dengan berjalan atau menaiki mobil pick up. TEMPO/Andri L Faruqi

    Suasana kepanikan warga sesaat setelah gempa berkekuatan 8,3 SR mengguncang Padang, Sumatera Barat, 2 Maret 2016. Warga terlihat berbondong-bondong menuju zona hijau yang terletak di kawasan By Pass hingga Limau Manis dengan berjalan atau menaiki mobil pick up. TEMPO/Andri L Faruqi

    TEMPO.CO, Padang - Warga Kota Padang mulai menuju daerah yang lebih tinggi setelah gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Kepulauan Mentawai dan dinyatakan berpotensi tsunami pada Rabu 2 Maret 2016. Berdasarkan pantauan, terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan Kota Padang.

    Kemacetan diantaranya terjadi di jalur utama Andalas Padang. Warga terpantau mengarah ke kawasan By Pass hingga Limau Manis Padang, yang berada di zona hijau dan dianggap cukup tinggi dari bibir pantai.

    Warga terlihat berjalan kaki membawa tas bersama sanak saudaranya. Ada yang menaiki mobil pick up menuju daratan lebih tinggi. Selain itu, banyak warga yang memilih masjid untuk jadi tempat mengungsi. Masjid-masjid di sepanjang jalan Andalas dan Mohammad Hatta, terlihat ramai dipenuhi warga.

    Berita Terbaru: Gempa Bumi Mentawai

    Salah seorang warga, Werni, 45 tahun, mengaku mengajak anak dan saudaranya berjalan dari kawasan Sawahan menuju Andalas. Mereka berjalan sekitar dua kilometer menuju zona hijau dengan membawa tas yang berisi pakaian. "Gempanya kuat dan lama," katanya saat ditemui di Masjid Raya Andalas, Padang, Rabu malam, 2 Maret 2016.

    Sebelumnya, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono, mengatakan gempa dirasakan di seluruh Sumatera Barat. Termasuk Bengkulu dan Sibolga, Sumatera Utara. "Di Padang Panjang MMI nya III hingga IV. Di Mentawai pasti lebih dari itu," katanya.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang menyebutkan gempa terjadi di koordinat 4.92 Lintang Selatan (LS) dan 94.39 Bujur Timur (BT). Lokasi di skeitar di 682 kilometer Barat Daya Kepualau Mentawai. "Kedalaman 10 kilometer. Berpotensi tsunami," kata Rahmat.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.