Menang Kasasi, Kubu Ical Syukuran di Rumah Nurdin Halid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Partai Golkar, Yorrys Raweyai saat tiba di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 10 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Politikus Partai Golkar, Yorrys Raweyai saat tiba di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 10 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Riau, Yorrys Raweyai, mengatakan DPD I Partai Golkar akan menggelar syukuran kemenangan atas ditolaknya kasasi Munas Ancol kubu Agung Laksono, oleh Mahkamah Agung (MA). Gugatan tersebut diajukan oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

    Yorrys mengatakan syukuran itu akan dihelat di kediaman Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Bali Nurdin Halid. "Malam ini ada acara syukuran DPD I di rumah Pak Nurdin, syukuran kemenangan MA," katanya di kompleks parlemen Senayan, Rabu, 2 Maret 2016.

    Konflik di MA bermula ketika pengurus Partai Golkar hasil munas di Bali yang dipimpin oleh Ketua Umum Aburizal Bakrie menggugat keabsahan pelaksanaan munas di Ancol yang dipimpin Ketua Umum Agung Laksono. Gugatan tersebut dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

    Hasilnya, PN Jakarta Utara memutuskan bahwa Munas di Bali pada 30 November 2014 yang sah dan telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, antara lain sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Golkar, serta Peraturan Organisasi Partai Golkar tentang prosedur surat-menyurat. Vonis ini kemudian diperkuat di tingkat banding.

    Berdasarkan keputusan PN Jakarta Utara itu, kubu Agung pun memutuskan untuk melakukan kasasi. Namun, berdasarkan keterangan panitera MA dalam situs resminya kemarin, diputuskan untuk menolak permohonan kasasi kubu Agung terhadap Aburizal. Putusan itu dibacakan kemarin, oleh Ketua Majelis Hakim Mahdi Soroinda Nasution, dengan anggota yaitu Sunarto dan I Gusti Agung Sumanatha.

    Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar dalam Munas Ancol, Agung Laksono menanggapi santai putusan MA yang menolak permohonan kasasinya. Agung menuturkan hal itu sudah tak lagi penting, mengingat kini seluruh unsur partai sedang berfokus pada musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar yang rencananya dihelat pada pertengahan April 2016, dalam rangka rekonsiliasi.

    "Tidak mempengaruhi rekonsiliasi yang terjadi, apapun putusan tersebut tidak mempengaruhi sikap kami," kata Agung, saat ditemui usai menghadiri konferensi pers deklarasi bakal calon ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, di Hotel Sahid Jaya, kemarin.

    Menurut dia, saat ini baik kubunya maupun kubu Aburizal Bakrie tengah berfokus pada munas mendatang, yang tinggal satu setengah bulan lagi. "Tujuannya adalah keadaan bisa menjadi pulih agar partai bisa berkiprah sebagaimana mestinya,"ucap Agung. Dia berujar, bersama Aburizal Bakrie dan Jusuf Kalla, mereka berkoordinasi membahas rekonsiliasi. "Mudah-mudahan saya akan bertemu dengan Aburizal dalam waktu dekat untuk bicara langkah selanjutnya," kata Agung lagi.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.