Peringati Hari Alam Liar, PBB Ajak Pencinta Lingkungan Melawan Mafia

Reporter

Petugas menunjukkan hiasan yang terbuat dari gading gajah sebelum dimusnahkan di Colorado, Amerika (14/11). Gading gajah ini diduga merupakan hasil dari perburuan ilegal gajah-gajah di Afrika dan Asia yang diselundupkan ke Amerika. (AP Photo/Brennan Linsley)

TEMPO.COJakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengajak semua elemen pencinta lingkungan, terutama alam liar, memerangi para mafia atau kelompok kejahatan terorganisasi. Hari Alam Liar atau Wildlife Day, yang ditetapkan PBB sejak 2014, akan diperingati pada 3 Maret besok.

"Mereka menghasilkan miliaran dolar (atau puluhan triliun rupiah) dari kejahatan ini," kata Direktur Eksekutif UNODC Yury Fedotov dalam siaran pers, Rabu, 2 Maret 2016. UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) adalah badan PBB yang menangani kejahatan terorganisasi trans-nasional dan narkotik.

Menurut Fedotov, kejahatan terhadap hutan dan alam liar menghancurkan keanekaragaman hayati dan membuat planet bumi tidak sehat. Pada 2015, sebanyak 1.175 ekor badak dibunuh demi culanya di Afrika Selatan. Sedangkan Benua Afrika kehilangan 64 persen gajahnya dalam 10 tahun terakhir.

PBB menilai pembunuhan binatang-binatang liar yang dilindungi tersebut, termasuk pembunuhan terhadap jagawana, diduga dilakukan kelompok kejahatan yang terorganisasi. "Kejahatan terhadap alam liar harus dilihat sebagai kejahatan serius," kata Fedotov.

Fedotov mengatakan, untuk menjaga kelangsungan alam liar bagi generasi selanjutnya, semua pihak harus ikut melawan penjahat dan segala kekebalan yang mereka miliki selama ini. Karena itu, UNODC menginisiasi negara-negara untuk menerapkan Konvensi PBB Melawan Kejahatan Terorganisasi Trans-Nasional. "Perlu kerja sama internasional dalam bentuk operasi gabungan dan berbagai informasi," ucapnya.

Selain itu, kata Fedotov, perlu usaha mengurangi permintaan atas hasil-hasil kejahatan terhadap alam liar serta memutus jalur distribusi para penjahat. Hal itu bisa lakukan dengan menangkap proses pengapalan, aset-asetnya, dan menyita hasilnya.

"Pada Hari Alam Liar ini, saya mengajak semua mengambil bagian dalam melindungi alam liar dan hutan guna mengalahkan para penjahat yang selalu berusaha merusaknya," tuturnya.

TITO SIANIPAR






Aktivis Melihat Potensi Tersembunyi Kerusakan Lingkungan dari RKUHP

5 hari lalu

Aktivis Melihat Potensi Tersembunyi Kerusakan Lingkungan dari RKUHP

RKUHP dinilai oleh pegiat lingkungan memiliki potensi tersembunyi menyebabkan kerusakan pada kelestarian alam.


Dana Lingkungan Hidup untuk Apa

14 hari lalu

Dana Lingkungan Hidup untuk Apa

Pengelolaan dana lingkungan hidup akan mencakup bidanvkehutanan, energi dan sumber daya mineral, perdagangan karbon, dan sebagainya.


Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Bentuk Forum Kualitas Udara

24 hari lalu

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Bentuk Forum Kualitas Udara

Forum Kualitas Udara Jakarta ini dibentuk setelah melalui diskusi tentang pemantauan kualitas udara Jakarta sekarang dan akan datang.


Pengadilan Tinggi DKI Putuskan Jokowi dan 3 Menteri Lalai Penuhi Udara Bersih di Jakarta

50 hari lalu

Pengadilan Tinggi DKI Putuskan Jokowi dan 3 Menteri Lalai Penuhi Udara Bersih di Jakarta

Pengadilan Tinggi DKI menolak banding yang diajukan Jokowi dan 3 menterinya soal kewajiban pemenuhan udara bersih di Jakarta.


Dinas LH DKI Beberkan Perbaikan Indeks Kualitas Lingkungan di Jakarta Sejak 2017

59 hari lalu

Dinas LH DKI Beberkan Perbaikan Indeks Kualitas Lingkungan di Jakarta Sejak 2017

Dinas Lingkungan Hidup DKI memaparkan perbaikan indeks lingkungan yang telah berjalan di Jakarta sejak 2017 lalu.


Anies Baswedan Beri Penghargaan Masyarakat yang Berperan Kelola Lingkungan

59 hari lalu

Anies Baswedan Beri Penghargaan Masyarakat yang Berperan Kelola Lingkungan

Anies Baswedan memberikan apresiasi bagi masyarakat yang berperan mengelola lingkungan dalam Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan 2022.


Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

18 September 2022

Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

Penebangan pohon itu tidak sesuai dengan Perda Kota Depok No. 3 tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Perlindungan Lingkungan Hidup


DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

16 September 2022

DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

Perda tentang penyakit menular diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.


Nyaris Punah Burung Mandar Talaud Ditemukan Kembali pada 1996

7 September 2022

Nyaris Punah Burung Mandar Talaud Ditemukan Kembali pada 1996

Burung Mandar Talaud sempat dikabarkan punah akibat alih fungsi hutan di Sulawesi, tetapi spesies ini ditemukan kembali pada 6 September 1996.


GIIAS 2022: Isuzu Donasikan 1 Unit Mobil Operasional kepada Bank Sampah Latanza

16 Agustus 2022

GIIAS 2022: Isuzu Donasikan 1 Unit Mobil Operasional kepada Bank Sampah Latanza

Isuzu bekerja sama dengan Bank Sampah Latanza sejak Februari 2022 dan telah berkontribusi untuk mengolah sampah sebanyak 1.142,88 ton.