Ribut Rizal-Sudirman, Fadli Zon: Kabinet Jokowi Maunya Apa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli memijat bahu Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (kiri bawah), sebelum mengikuti rapat terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. Ratas tersebut membahas pembentukan Komite/Dewan Pengembangan Ekonomi Syariah. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli memijat bahu Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (kiri bawah), sebelum mengikuti rapat terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. Ratas tersebut membahas pembentukan Komite/Dewan Pengembangan Ekonomi Syariah. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon menanggapi perseteruan yang terjadi antarmenteri dalam Kabinet Kerja pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Terbaru adalah perseteruan antara Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said perihal pembangunan Blok Masela. Bahkan, perseteruan keduanya juga berlanjut hingga jejaring sosial Twitter.

    Rizal dan Sudirman berbeda pendapat mengenai kilang gas Blok Masela. Rizal menginginkan kilang gas berada di darat, sedangkan Sudirman mendukung kilang terapung di laut. Alasan Rizal menginginkan kilang di darat karena bisa memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.

    Fadli berujar kegaduhan kedua menteri di jejaring sosial itu dapat membingungkan masyarakat. "Elite saja bingung apalagi masyarakat, apalagi investor, maunya apa pemerintahan Jokowi ini?" ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 2 Maret 2016.

    Fadli menuturkan Jokowi perlu segera turun tangan dan mengatasi perseteruan yang terjadi di antara kedua menterinya. "Itu kan basic banget, masa harus diajarin," ucapnya.

    Menurut Fadli, pembangunan Blok Masela memang menyita perhatian banyak pihak, sehingga tarik-menarik antarkepentingan pun begitu kuat. Kendati demikian, hal ini seharusnya dapat diredam Presiden Joko Widodo. "Artinya yang tak bisa me-manage ini presidennya," katanya.

    Konflik Rizal dan Sudirman bermula dari saling sindir. Lewat cuitannya, Rizal menyindir Sudirman dengan mengatakan sibuk menganalisis kelakuan sendiri. Dalam Twitter-nya, Rizal menulis “Walah.. Walah.. Kok sibuk analisa kelakuan sendiri.. Lucu deh ..,” cuit Rizal pada Senin, 29 Februari 2016.

    Sebelumnya, Rizal membalas salah satu komentar netizen yang mengaitkan akun miliknya dengan berita dari sebuah situs online yang menulis kekesalan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral karena dihambat koleganya di pemerintahan. Rizal membalasnya dengan menulis “Kesal sibuk analisa diri sendiri”.

    Rizal melengkapi cuitnya tersebut dengan menyisipkan gambar berlatar belakang warna kuning dengan foto close-up Sudirman Said yang sedang menutup mulut hingga sebagian wajahnya dengan kedua tangan. Sementara itu di sisi kiri gambar ada delapan tangan yang menunjuk ke arahnya. Tepat di atas kepala foto Sudirman ada tulisan yang berbentuk kutipan.

    Tidak usah berpolemik. Yang pura-pura berjuang untuk rakyat, yang menipu, yang suka mengklaim paling tahu, yang mau coba mengganti investor Masela berhentilah membohongi rakyat. Karena suatu saat akan terbongkar niat busukmu,” bunyi tulisan tersebut.

    GHOIDA RAHMAH | AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.