Peneliti LIPI: Warga Jawa Barat Suka Pemimpin Artis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Ridwan Kamil menuntun sepedanya usai meresmikan area factory outlet Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Ridwan Kamil menuntun sepedanya usai meresmikan area factory outlet Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COJakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menganalisis karakter warga Bandung. Menurut LIPI, warga Bandung cenderung menyukai pemimpin populer ketimbang pemimpin yang tegas. “Dari catatan kami, warga Jawa Barat lebih suka artis,” tutur peneliti senior LIPI, Siti Zuhro, kepada Tempo, Senin, 29 Februari 2016.

    Siti mengatakan bahwa karakter warga Bandung berbeda dengan Jakarta. Warga Bandung cenderung suka pemimpin yang dekat dengan rakyat, populer, dan humanis. Jauh berbeda dengan warga DKI Jakarta yang memilih pemimpin berwatak keras, tegas, dan hero seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    Karena itu, dia menduga warga Jawa Barat bakal kepincut dengan Ridwan Kamil. Apalagi, menurut dia, popularitas dan elektabilitas Wali Kota Bandung itu telah teruji selama tiga tahun terakhir. “Karena sudah dikenal di Bandung dan Jawa Barat.” Baca: Ridwan: Jokowi Sarankan Jangan Lawan Ahok.

    Siti memprediksi kemungkinan besar Ridwan bakal diminta warganya untuk maju sebagai Gubernur Jawa Barat. Apalagi pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Jawa Barat bertepatan dengan akhir masa jabatan Ridwan sebagai Wali Kota Bandung pada 2018. “Menurut saya, itu pas sekali,” katanya.

    Dia juga menganggap keputusan Ridwan untuk mundur dari bursa pencalonan Gubernur DKI Jakarta sebagai tindakan yang tepat. Sebab, Ridwan dianggap konsisten untuk menuntaskan masa pengabdiannya di Bandung selama lima tahun. Baca: Kans Ridwan di Pilgub Jabar Besar.

    Ridwan dapat menjadi contoh pemimpin lain tentang bahaya kutu loncat. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai arsitek itu juga dianggap konsisten untuk bersumpah menuntaskan masa kerjanya selama lima tahun. “Saya setuju, jangan jadi kutu loncat,” ujar Siti.

    Menurut dia, ada banyak pejabat yang menjadi kutu loncat. Dia mencontohkan mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang saat ini menjadi presiden. “Karena itu, saya mengusulkan RUU Pilkada menerapkan penalti bagi para kutu loncat,” ucapnya.

    Dia memprediksi Ridwan Kamil bakal mendominasi jika mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat. Apalagi selama ini dia memiliki modal popularitas yang kuat. Selain Ridwan, sejumlah calon yang bakal menghiasi bursa Pilkada Jawa Barat di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.