Jusuf Kalla Cari Tempat Nonton Gerhana Matahari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memotret gerhana matahari total. Nasa.gov

    Ilustrasi memotret gerhana matahari total. Nasa.gov

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla tertarik untuk menikmati gerhana matahari total yang diprediksi bakal terjadi 9 Maret nanti. Ia mengatakan masih mencari lokasi yang pas. "Lagi diatur. Masih cari tempat yang kosong," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 29 Februari 2016.

    Mantan Ketua Umum Partai Golongan Karya itu mendapat kabar kalau sejumlah lokasi pengamatan sudah penuh dipesan. Bahkan Kalla menyebut tempat penginapan di Ternate dan Palu sudah jauh-jauh hari penuh. Fenomena gerhana matahari, menurutnya, ikut mendongkrak jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia.

    Di sisi lain, Kalla menuturkan, kehadiran gerhana nanti bisa mengoreksi kekeliruan yang ramai terjadi pada 1983. "Orang diajarkan salah agar tidak melihat gerhana dan tinggal di rumah. Itu kesalahan," ucapnya. Ia menganjurkan agar penikmat gerhana menggunakan kacamata khusus.

    Gerhana matahari total akan melintasi 11 wilayah di Indonesia. Sejumlah daerah juga akan mengalami gerhana sebagian, termasuk Jakarta, yang akan mengalami gerhana sebesar 88,1 persen. Di daerah Ibu Kota, gerhana akan mulai terjadi pada pukul 06.19 WIB dan akan memasuki titik maksimum gerhana pada 07.21 WIB. Lalu akan berakhir pada pukul 08.31 WIB.

    Ada beberapa tempat yang cocok untuk mengamati gerhana sebagian di Jakarta. "Syaratnya, tidak terhalang gedung tinggi ataupun awan," ujar Muhammad Rayhan, astronom amatir dari Planetarium dan Observatorium Jakarta, pekan lalu. "Seperti lapangan terbuka."

    Lapangan bola terbuka di kompleks Gelora Bung Karno, misalnya. Selain itu lapangan Monumen Nasional di bagian yang tidak terhalang gedung juga bisa menjadi lokasi yang cocok menikmati gerhana matahari.

    ADITYA BUDIMAN | AMRI MAHBUB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.