Jalan Tol Penghubung Pembangunan  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hingga tahun 2015, Jasa Marga telah membangun 590 kilometer jalan tol

    Hingga tahun 2015, Jasa Marga telah membangun 590 kilometer jalan tol

    INFO NASIONAL - Tahun ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk genap berusia 38 tahun. Selama periode itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menempatkan pembangunan jalan tol baru sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur. Apalagi pemerintah telah menargetkan pembangunan infrastruktur melalui penambahan jalan tol baru sepanjang 1.000 kilometer. Karena komitmen mendukung program pemerintah, hingga tahun 2015, Jasa Marga memiliki jalan tol beroperasi sepanjang 590 kilometer atau 63 persen dari total panjang jalan tol aktif di Indonesia.

    Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman mengatakan Jasa Marga terus merampungkan ruas-ruas jalan tol yang konsesinya telah dimiliki dan sedang dalam pembangunan. Pembangunan infrastruktur jalan tol ini diharapkan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Jalan tol telah mengikat dan menghubungkan antardaerah, memudahkan produksi, pasar, dan konsumsi akhir, serta meningkatkan kesejahteraan sosial dan lingkungan.

    “Melalui pengalaman, kemampuan, dan sumber daya yang mumpuni, Jasa Marga siap mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Adityawarman.

    Selain memprioritaskan pembangunan jalan tol baru, dalam rangka ulang tahun ke-38 ini, Jasa Marga fokus pada pengembangan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). CSR Jasa Marga sudah menunjukkan berbagai kegiatan kepedulian pada lingkungan. Perseroan telah menggelontorkan dana Penyaluran Program Kemitraan & CSR (Penyaluran Program Bina Lingkungan) sebesar Rp 23,95 miliar. Sebanyak Rp 15,04 miliar dialokasikan untuk Program Kemitraan yang memiliki 451 Mitra Binaan, dan dana senilai Rp 8,91 miliar diprioritaskan untuk Program Bina Lingkungan.

    Tahun ini Jasa Marga telah merencanakan program CSR yang akan dikelola Unit Community Development Program (UCDP) dengan menyalurkan pinjaman sebesar Rp 35 miliar kepada 577 mitra binaan. Akan dilakukan sinergi dengan PTPN X dan PTPN XI dalam rangka penyaluran kemitraan sebesar Rp 17 miliar dan penyaluran dana bina lingkungan sebesar Rp 14 miliar oleh sembilan kantor cabang Jasa Marga.

    Bentuk nyata yang telah dilakukan awal tahun 2016 adalah bekerja sama dengan Tim Pencinta Alam Jasa Marga (Jasmapala) melestarikan 12 lokasi sungai yang ada di wilayah operasional Jasa Marga di seluruh Indonesia. Di bantaran sungai dilakukan penanaman 4.550 pohon sukun dan mangga, serta memasang 225 rambu imbauan menjaga kelestarian alam. Wilayah pelestarian sungai terdapat di Cabang Jakarta-Tangerang (Sungai Cisadane Sta 20 A), Cabang Jagorawi (Sungai Ciliwung Katulampa), Cabang Cawang-Tomang-Cengkareng (Sungai Cipinang), Cabang Jakarta-Cikampek (Sungai Citarum Km 26), Cabang Purbaleunyi (Sungai Cimoncang, Cinambu, dan Cimahi), Cabang Semarang (Sungai Kelampiasan dan Kanal Banjir Timur), Cabang Surabaya (Sungai Besar Gunung Sari), Cabang Belmera (Sungai Deli), dan PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (Sungai Pesanggrahan). Pelestarian sungai Cisadane di Tangerang juga dilakukan dan telah menghabiskan dana Rp 2 miliar.

    Menurut Adityawarman, program CSR ini sejalan dengan pengembangan Good Corporate Governance (GCG) Jasa Marga. Perseroan juga mendukung komitmen dan inisiatif manajemen untuk menempatkan keberlanjutan sebagai pilar utama untuk mencapai visi, misi, dan strategi Jasa Marga, sehingga dapat tumbuh secara sehat, kukuh, serta diterima semua pemangku kepentingan sebagai Good Corporate Citizen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.