Gajah Liar Masuk ke Permukiman Penduduk di Pekanbaru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor gajah liar memakan pelepah kelapa sawit di Desa Seumanah Jaya, Rantoe Peureulak, Aceh, 19 November 2015. Menurut warga sebanyak 73 ekor gajah liar sudah memasuki area permukiman warga dan merusak ratusan hektar perkebunan. ANTARA/Syifa Yulinnas

    Seekor gajah liar memakan pelepah kelapa sawit di Desa Seumanah Jaya, Rantoe Peureulak, Aceh, 19 November 2015. Menurut warga sebanyak 73 ekor gajah liar sudah memasuki area permukiman warga dan merusak ratusan hektar perkebunan. ANTARA/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Seekor gajah liar dewasa (Elephas maximus sumatranus) masuk permukiman penduduk di Desa Okura, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Kehadiran satwa bongsor itu cukup menimbulkan kepanikan masyarakat. Empat keluarga terpaksa diungsikan.

    "Sebagai langkah antisipasi sementara ini penduduk desa terpaksa kami ungsikan," kata Kepala Pos Polisi Babinkantibmas Kepolisian Sektor Rumbai Aiptu Poniran kepada Tempo, Sabtu, 27 Februari 2016.

    Poniran mengatakan gajah liar sudah berada di sekitar permukiman pada Jumat, 26 Februari 2016. Hingga kini gajah tersebut masih berputar-putar di kawasan pinggir desa. "Saat ini gajah berada di dermaga dua danau buatan," ujarnya.

    Menurut Poniran, empat keluarga di RT 003 Desa Okura sementara telah diungsikan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan lantaran berada dekat dengan kawasan jelajah gajah. Saat ini personel kepolisian masih memantau pergerakan gajah tersebut. Polisi telah berkoordinasi dengan lembaga konservasi alam World Wildlife Fund (WWF) Riau dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk mengevakuasi gajah liar tersebut.

    Belum tahu pasti asal gajah yang nyasar di permukiman warga itu. "Diduga gajah berasal dari hutan Minas atau dari Siak," ujar Poniran.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.