Menangi Pilkada 2017, NasDem Akan Rombak Pengurus Partai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Partai Nasional Demokrat menggelar deklarasi dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju sebagai Cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang disampaikan di gedung DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, 12 Februari 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Partai Nasional Demokrat menggelar deklarasi dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju sebagai Cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang disampaikan di gedung DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, 12 Februari 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.COBanjarmasin - Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Demokrat bersiap diri untuk mereposisi besar-besaran kepengurusan inti dalam struktural partai dari tingkat pusat hingga cabang di daerah. Kebijakan ini merespons rencana KPU yang akan melakukan verifikasi faktual dan administrasi menyambut Pemilihan Kepala Daerah serentak 2017, Pemilihan Kepala Daerah 2018, dan Pemilihan Umum 2019.

    Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Nining Indra Saleh mengatakan setiap kader mesti ikhlas digeser dari posisi saat ini demi memperkuat mesin politik partai. Nining mencari kader yang mumpuni untuk mengisi slot posisi struktural pada setiap tingkat partai.

    “Artinya, melihat kelengkapan struktural mana yang harus dibenahi. Saya juga bukan orang yang berdarah-darah di NasDem, tapi kami harus merangkul semua potensi yang ada,” kata Nining di sela Rapata Kerja Wilayah DPW Partai NasDem Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Jumat malam, 26 Februari 2016.

    Menurut dia, NasDem bukan lagi sebatas partai politik berstatus kecil, melainkan menjadi partai pengancam dalam kontestasi politik Tanah Air. Itu sebabnya, kata Nining, NasDem bakal menghadapi tantangan yang semakin berat untuk mencuri simpati pemilih. Ia pun membocorkan intrik para politikus Senayan demi menggembosi kekuatan Partai NasDem.

    “Saat saya menjabat Sekretaris Jenderal DPR, saya ikut rapat partai-partai yang mengusulkan parliamentary threshold (PT) tinggi. Ternyata itu supaya NasDem tidak lolos PT, tapi kita sekarang punya 1.400 kader duduk di legislatif,” ujarnya sedikit membocorkan.

    Ihwal dukungan politik pada Pilkada 2017, Nining mengatakan NasDem siap mengusung siapa pun calon kepala daerah asalkan sesuai keinginan masyarakat. Selain itu, NasDem akan menggelar survei internal menjaring kandidat kepala daerah. Nining menargetkan kemenangan mutlak pada 101 daerah yang menggelar Pilkada 2017.

    “Pilkada 2015, calon yang kami usung menang di 137 daerah. Untuk Pilkada 2017, ya, minimal (persentasenya) menyamai 2015-lah. Kalau bisa 100 persen,” tuturnya.

    Ketua DPW NasDem Kalimantan Selatan Guntur Prawira menyatakan siap menjalankan apa pun instruksi pusat menghadapi Pilkada 2017 dan Pemilu 2019. Pada Pilkada 2017, Guntur belum menentukan dukungan politik terhadap calon kepala daerah. Kalimantan Selatan akan menggelar Pilkada 2017 di dua kabupaten: Hulu Sungai Utara dan Barito Kuala.

    “Kebetulan di Barito Kuala kami belum dapat kursi (DPRD), di Hulu Sungai Utara baru dapat satu kursi. Tapi kami berusaha partai ini bisa menyenangkan masyarakat di daerah yang melaksanakan pilkada,” ucap Guntur.

    DIANANTA P. SUMEDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.