Demi Togel, Kakek 65 Tahun Belajar Ponsel Pintar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sales promotion girl menunjukkan permainan judi online di smartphone di Global Gaming Expo Asia di Makau, Cina, 19 Mei 2015. Pemerintah China dilaporkan juga menekan penyaluran dana dari China daratan ke kasino di Macau. REUTERS/Bobby Yip

    Sales promotion girl menunjukkan permainan judi online di smartphone di Global Gaming Expo Asia di Makau, Cina, 19 Mei 2015. Pemerintah China dilaporkan juga menekan penyaluran dana dari China daratan ke kasino di Macau. REUTERS/Bobby Yip

    TEMPO.CO, Tasikmalaya - Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota menangkap sebelas orang terkait dengan judi togel online. Para tersangka merupakan pemasang, pengecer, dan pengepul togel online di Tasikmalaya.

    "Mereka ditangkap dalam waktu satu minggu. Pemberantasan segala jenis judi menjadi prioritas Kapolri," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Riki Arinanda saat ekspose kasus judi togel online di Markas Polres Tasikmalaya Kota, Kamis siang, 25 Februari 2016.

    Menurut Riki, judi online yang dilakukan para tersangka terdiri atas dua jenis, yakni judi online Singapura dan Hong Kong. Judi online Singapura dilakukan siang hari, sedangkan yang Hong Kong malam hari.

    Uang judi yang dipasang pemasang beragam. Ada yang memasang Rp 1.000, Rp 2.000, atau Rp 3.000. Jika menang satu angka, pemasang mendapatkan uang Rp 20 ribu. "Kalau tiga angka, Rp 300 ribu, empat angka Rp 1,5 juta," ucap Riki.

    Biasanya, pemasang mendatangi pengepul. Ada pula yang mendatangi pengecer. "Kalau yang lewat SMS, biasanya yang sudah saling mengenal," tutur Riki.

    Situs judi online tempat tersangka beraksi, kata Riki, ada tiga, yakni Indo Togel, MBE, dan Singapore Indo. Polres Tasikmalaya Kota sudah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika menutup situs tersebut lewat surat. "Sudah minta untuk diblokir," ucapnya.

    Riki berujar, para tersangka berasal dari kalangan menengah ke bawah. Bahkan ada yang dulunya tukang becak sekarang menjadi pengepul. "Penghasilan pengepul sehari bisa Rp 300-600 ribu," tuturnya. Pengepul judi togel online, Supriyadi, 65 tahun, mengaku pemasang judi online per hari cukup banyak. Biasanya, pemasang datang langsung kepadanya. "Langsung pasang," katanya.

    Dia mulai mengenal judi online lewat Internet. Supriyadi bahkan membeli telepon pintar untuk mengelola bisnis judi online-nya. "Saya latihan (pakai HP)," ucapnya. Setelah mahir, Supriyadi tercatat sebagai member di situs judi online itu. "Saya buka Internet di HP."

    Ihwal latihan mengoperasikan HP untuk judi, Supriyadi mengaku melakukannya sendiri. "Tanpa bantuan orang lain, saya sendiri," tuturnya.

    CANDRA NUGRAHA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.