Kubu Djan Faridz di Mukernas PPP: Kami Harap Bisa Islah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PPP hasil muktamar Jakarta, Djan Faridz (kanan) bersama  Sekjen PPP Dimyati Natakusumah (kiri) tertawa saat memberi keterangan pers di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, Jakarta, 21 Juli 2015. PPP Jakarta akan memberikan dana sebesar Rp 1,3 miliar untuk pembangunan musala dan kios milik warga yang terkena dampak insiden pembakaran di Kabupaten Tolikara, Papua. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua Umum PPP hasil muktamar Jakarta, Djan Faridz (kanan) bersama Sekjen PPP Dimyati Natakusumah (kiri) tertawa saat memberi keterangan pers di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, Jakarta, 21 Juli 2015. PPP Jakarta akan memberikan dana sebesar Rp 1,3 miliar untuk pembangunan musala dan kios milik warga yang terkena dampak insiden pembakaran di Kabupaten Tolikara, Papua. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Jakarta Mansyur Kardi tampak hadir dalam perhelatan Musyawarah Kerja Nasional IV PPP hari ini, Kamis, 25 Februari 2016. Salah satu pimpinan kubu Djan Faridz ini pun menyambut baik mukernas yang digelar dalam rangka muktamar islah ini.

    "Kami harap muktamar ini muktamar islah yang sebenarnya, bisa kumpul kembali secara utuh untuk menjalankan amanah founding father partai," ujar Mansyur yang juga Wakil Sekretaris Jenderal PPP hasil Muktamar Bandung ini dalam arena mukernas di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis 25 Februari 2016.

    Mansyur mengaku, sebelumnya, dia memang memiliki perbedaan pandangan dengan kubu Muktamar Surabaya yang diketuai oleh Romahurmuziy alias Romi. "Tapi akhirnya ada satu yang mempersatukan kami, yakni kecintaan kami pada PPP," katanya.

    Mansyur mengatakan, kubunya memang merasa berat hati dalan menerima Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM yang memperpanjang kepengurusan PPP hasil Muktamar Bandung. Karena itu, dia meminta agar mukatamar diselenggarakan berdasarkan konstitusi dan memenuhi terminologi islah seutuhnya.

    Baca juga: Kisruh Internal PPP, 2 Kubu Klaim Dapat Restu Suryadharma

    "Saya berbicara dengan Pak Romi panjang lebar. Upaya islah tidak mudah. Kami berharap, dalam waktu yang singkat, upaya islah masih bisa dioptimalkan. Setahun lebih tidak tegur sapa dalam politik. Ini momentum penting untuk menyambung komunikasi politik," tutur Mansyur.

    Kemarin dan hari ini, PPP menggelar Musyawarah Kerja Nasional IV. Mukernas IV PPP ini digelar menyusul diperpanjangnya kepengurusan PPP hasil Muktamar Bandung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Mukernas tersebut akan membahas serta menetapkan jadwal pelaksanaan Muktamar VIII yang rencananya akan digelar paling lambat pada April.

    Mukernas ini dihadiri oleh seluruh pengurus harian, pimpinan Majelis Pertimbangan dan Majelis Pakar, serta pimpinan dan anggota Mahkamah Partai. Senior-senior PPP juga turut hadir. Sebanyak 32 dari 34 Dewan Pimpinan Cabang PPP se-Indonesia yang terdiri dari ketua dan sekretaris juga datang dalam pembukaan mukernas ini.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.