Ridwan Kamil Targetkan Janji Politik Lunas pada Tahun 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bis wisata yang ditumpangi Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) saat pengujian bis pariwisata Bandros yang telah diserah terimakan di Bandung, Jawa Barat (25/3). TEMPO/Prima Mulia

    Bis wisata yang ditumpangi Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) saat pengujian bis pariwisata Bandros yang telah diserah terimakan di Bandung, Jawa Barat (25/3). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berjanji untuk melunasi janji-janji politik yang sempat terucap pada saat masa kampanye, sebelum terpilih menjadi Wali Kota Bandung.

    "Persiapan agar Bandung bisa memenuhi semua target dan janji politiknya di tahun 2017," kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis, 25 Februari 2016.

    Ridwan Kamil menjelaskan, dari seabrek janji politik, tersisa dua masalah kota yang belum teratasi. "Kemacetan harus berkurang dengan upaya-upaya dan banjir juga harus berkurang. Hasil survei tinggal itu yang di mata warga Bandung, pemerintah kota harus lebih fokus. Jadi saya tekankan itu," jelasnya.

    Pada awal menjabat, Ridwan Kamil mengucapkan beberapa janji untuk mengentaskan masalah-masalah di Bandung, seperti banyaknya jalan bolong, sampah, pedagang kaki lima yang semrawut, kemacetan, dan banjir.

    "Tiga itu dalam survei dinyatakan sudah tidak terlalu jadi concern warga. Urusan kebersihan, jalan bolong, dan PKL pelan-pelan sudah diperbaiki," jelasnya.

    Upaya pengentasan kemacetan, lanjut Ridwan Kamil, adalah memperbanyak sarana transportasi massal. Sementara untuk mengentaskan masalah banjir, Pemerintah Kota Bandung akan menyiapkan pembangunan danau-danau. Anggaran pun dialokasikan lebih besar untuk kedua masalah tersebut.

    "Cable car dan LRT itu terobosan enggak ada lain jawabannya, hanya itu. Tapi kan, susah tea. Banjir bikin danau dan rencana perbanyak biaya untuk gorong-gorong," tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.