Film dan Tayangan tentang LGBT Akan Diatur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yambise berpose bersama sejumlah anak saat meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 10 Juli 2015. TEMPO/Frannoto

    Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yambise berpose bersama sejumlah anak saat meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 10 Juli 2015. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menyatakan akan mengundang Komisi Penyiaran Indonesia pekan ini. Dia berencana membahas permasalahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dengan KPI.

    "Saat rapat pimpinan, kami membicarakan persoalan LGBT, termasuk penayangan film-film yang berbau LGBT," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, seusai rapat kerja bersama Komisi Pemberdayaan Perempuan, Senin, 22 Februari 2016.

    Menurut Yohana, pihak penyiar dan stasiun televisi perlu diajak bicara untuk membahas tayangan-tayangan yang berbau LGBT, termasuk cara berpakaian para artis yang banyak dipermasalahkan para orang tua. "Tayangan-tayangan itu mengajari anak-anak cara berpakaian yang tidak sesuai dengan norma," ujarnya.

    Yohana pun berupaya membangun sistem bagi anak-anak agar, di masa depan, generasi muda tetap memegang teguh norma yang berlaku. "Kami sudah berbicara juga dengan Menteri Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situs-situs berkonten LGBT," tuturnya.

    Yohana menilai diperlukan adanya kajian yang mendalam mengenai LGBT. Dari kajian tersebut, kata dia, akan muncul rekomendasi yang bakal dipakai kementeriannya untuk memberikan sosialisasi mengenai LGBT kepada masyarakat. "Mereka memiliki hak yang sama, jangan ada diskriminasi," ucapnya.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.