Risma Ingin Ciptakan Evan Dimas Baru dari Gang Dolly  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali kota Tri Rismaharini mengenakan pakaian serba putih saat dilantik. Risma mengenakan sepatu putih buatan UKM eks gang Dolly. TEMPO/Mohammad Syaraffah.

    Wali kota Tri Rismaharini mengenakan pakaian serba putih saat dilantik. Risma mengenakan sepatu putih buatan UKM eks gang Dolly. TEMPO/Mohammad Syaraffah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkeinginan menciptakan Evan Dimas baru dari eks lokalisasi gang Dolly. Keinginan itu diungkapkan saat Risma meresmikan kawasan Gang Dolly sebagai kampung wisata sekaligus peresmian dua klub sepak bola khusus anak-anak Dolly. Dua klub ini dilatih langsung oleh mantan pemain nasional, yaitu Anang Makruf.

    Risma menjelaskan, cerdas itu bukan hanya di dalam dunia pendidikan, sementara sukses atau berhasil itu bukan hanya orang yang kerja di kantoran. Bermain sepak bola bagus juga bisa dikatakan sukses. “Kalian harus tiru Evan Dimas. Meskipun pemain sepak bola, dia sukses,” kata Risma di kawasan gang Dolly, Ahad, 21 Februari 2016.

    Karena itu, Risma berjanji kepada anak-anak dan klub sepak bola itu untuk membuat lapangan sepak bola supaya anak-anak yang ada di kawasan eks lokalisasi Dolly bisa mengembangkan bakatnya di dunia olahraga. “Kalian harus melebihi Evan Dimas,” ujarnya.

    Menurut Risma, semua anak di gang Dolly memiliki hak yang sama untuk sukses. Dia meminta semua pihak mendukung perkembangan anak-anak itu supaya mereka bisa sukses menjadi pemimpin-pemimpin dunia.

    Setelah peresmian Gang Dolly menjadi kampung wisata, Risma kembali bertemu dengan anak-anak yang tidak ikut dalam dua klub itu. Mereka sempat berkomunikasi dengan Risma sehingga dan menyampaikan keinginannya untuk bermain sepak bola serta dibelikan sepatu. “Saya ingin bermain bola juga Bu, tapi saya tidak punya sepatu,” kata Riki, salah satu anak di Gang Dolly yang tidak ikut dua klub itu.

    Dengan spontan, Risma menjawab akan dibuatkan lapangan supaya semua anak-anak, terutama anak-anak Gang Dolly, bisa bermain sepak bola. “Nanti Ibu kasih sepatu juga,” kata Risma kepada Riki.

    Risma memastikan Pemerintah Kota Surabaya akan membeli Wisma Barbara seluas 800 meter persegi. Wisma itu akan dirobohkan dan akan dibangun lapangan futsal. “Jadi, untuk sementara ini, kalian ikut latihan dulu bersama mereka yang masuk klub,” ujarnya.



    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.