Balita Tewas Setelah Makan Pallu Basa dan Pisang Kipas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga korban  mengangkat jenazah Muhammad Danis (4), salah satu korban keracunan di rumah sakit Islam Faisal, Makassar,  21 Februari 2016. Satu keluarga mengalami keracunan diduga setelah memakan Palu Basa dirumah makan Samalona. TEMPO/Iqbal Lubis

    Keluarga korban mengangkat jenazah Muhammad Danis (4), salah satu korban keracunan di rumah sakit Islam Faisal, Makassar, 21 Februari 2016. Satu keluarga mengalami keracunan diduga setelah memakan Palu Basa dirumah makan Samalona. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Makassar - Seorang bayi berusia tiga tahun, Denis, meninggal diduga akibat keracunan makanan pada Ahad, 21 Februari 2016, sekitar pukul 11.00 WITA. “Dugaan sementara keracunan, tapi untuk jenis racunnya belum bisa kami pastikan,” kata dokter Andrei yang menangani korban di Rumah Sakit Faisal, Makassar.

    Kerabat korban, Anita mengatakan Denis pergi sekitar pukul 20.00 WITA bersama korban lain yakni ayah Denis, Heriyanto; Ibu Denis, Megawati; dan kakak Denis, Aby. Mereka merupakan keluarga yang tinggal di Jalan Pelita Raya, Rappocuni, Makassar.

    Mereka mencicipi Pallu Basa di rumah makan di bilangan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka kemudian membeli pisang kipas goreng tak jauh dari rumah makan itu.

    Selang beberapa jam kemudian mereka merasakan mual dan muntah. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit Faisal sekitar pukul 03.00 WITA. Kakak korban Aby kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin pada Ahad pukul 15.00 WITA ini.

    Belum diketahui persis makanan apa yang meracuni bayi Denis. Tapi Sekitar pukul 17.30 WITA, jenazah Denis dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi. Dokter masih menunggu hasil otopsi, untuk memastikan penyebab kematian Denis.

    IQBAL LUBIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.