Penerima Beasiswa LPDP Gelar Panggung Wayang Nusantara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panggung Wayang Nusantara yang digelar penerima beasiswa LPDP di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Jakarta, 20 Februari 2016. TEMPO/Martha Warta Silaban

    Panggung Wayang Nusantara yang digelar penerima beasiswa LPDP di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Jakarta, 20 Februari 2016. TEMPO/Martha Warta Silaban

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan menyelenggarakan panggung wayang nusantara di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Jakarta, Sabtu, 20 Februari 2016. Kegiatan ini menjadi puncak dari program persiapan keberangkatan (PK) 56.   

    Menurut Penanggung Jawab Keberangkatan Program LPDP, Mohammad Kamiluddin, tema wayang dipilih sendiri oleh PK 56. "Murni dari peserta, termasuk upaya untuk pemecahan rekor MURI untuk 1000 wajah wayang," kata Kamil yang ditemui Tempo di sela-sela acara.

    Menurut Kamil, sebelumnya sekitar 120 peserta program LPDP PK 56 sudah mengikuti pelatihan dan outbond selama 5 hari, dari 15 Februari 2016 lalu. "Termasuk bertemu dengan tokoh-tokoh seperti mantan Menteri Perdagangan Gita Wiryawan dan cendekiawan Yudi Latief," kata dia.

    Kamil mengatakan dalam acara ini juga dilakukan upaya pemecahan rekor MURI wajah wayang orang terbanyak. Ditambahkan penanggung jawab media partner PK 56, Hersinta, para pengunjung dan penerima beasiswa didandani wajahnya mirip wayang. "Mau?" kata Hersinta kepada Tempo.

    Pengamatan Tempo, pengunjung dewasa dan anak-anak terlihat tertarik didandani. Sejumlah dari mereka, bahkan dilengkapi asesoris seperti mahkota, selendang, dan rompi saat berfoto di salah satu sudut yang disediakan panitia.

    Antusias pengunjung juga tampak saat antre mencoba makanan khas nusantara yang disediakan gratis. Seperti bagea, bakpia, dodol, keripik tempe, kue satu, dan aneka kripik. Jajanan seperti kerak telor dan ketoprak sudah tandas sebelum acara berakhir.

    Pengunjung juga dihibur dengan pertunjukkan ketoprak dari peserta PK 56 dengan judul Sepenggal Kisah Bandung Bondowoso dan bincang-bincang mengenai pelestarian wayang, seperti Wayang Beber. Di awal acara ini dibuka oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Harry Azhar Azis.

    Layaknya acara program beasiswa, di pameran ini pengunjung juga bebas bertanya mengenai persyaratan program beasiswa. Seorang pengunjung Yassirni, datang ke acara ini untuk mengantarkan adiknya konsultasi program beasiswa LPDP. "Adik saya masih semangat belajar," kata presenter JakTV ini tersenyum.

    Namun target untuk pemecahan rekor Muri wajah wayang orang terbanyak belum dapat diketahui hingga Minggu, 21 Februari 2016. "Baru akan dihitung belakangan, nanti diinfokan lagi kalau sudah ada kabar," kata Hersinta.

    MARTHA WARTA SILABAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.