Depok Ingin Sulap Ciliwung Jadi Ekowisata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas Ciliwung bersama pecinta hewan melepasliarkan hewan di kali Ciliwung yang berada di Depok. Tempo/Imam Hamdi

    Komunitas Ciliwung bersama pecinta hewan melepasliarkan hewan di kali Ciliwung yang berada di Depok. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CODepok - Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad menargetkan ingin menjadikan Kali Ciliwung sebagai tempat ekowisata di Depok dalam lima tahun ke depan. Pemerintah saat ini sedang melakukan pendataan dan inventarisasi Garis Sepadan Sungai Ciliwung, yang berada di Kelurahan Pondokjaya sampai Palsi Gunung Selatan, sepanjang 26 kilometer.

    Wali kota yang baru dilantik empat hari lalu itu mengatakan sudah ada tiga titik pos pantau Ciliwung di Depok yang bisa dijadikan sarana edukasi lingkungan kepada masyarakat. Selain itu, dalam jangka pendek, pemerintah akan melakukan pendataan GSS Ciliwung di Depok.

    "Sejauh ini GSS-nya belum jelas. Harus dihitung ulang dan melihat berapa bangunan yang melanggar," ujarnya saat memperingati Hari Peduli Sampah Nasional di Grand Depok City, Minggu, 21 Februari 2016.

    Pemerintah kota juga telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat untuk menjadikan Ciliwung di Depok sebagai ekowisata. Untuk langkah awal, pemerintah akan membuat jogging track di sepanjang Ciliwung.

    Jogging track yang akan dibuat, kata dia, tidak akan membangun beton atau pengecoran. Jogging track hanya akan dibuat dengan membenahi badan sungai, setelah dilakukan pendataan GSS yang akurat. "Batas GSS Ciliwung di Depok dari mana ke mana. Belum jelas," tuturnya.

    Ia melihat keadaan Ciliwung di Depok mulai membaik seiring dengan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Bahkan sampah-sampah di Ciliwung yang ada di Depok mulai berkurang. Ciliwung di Depok berpotensi dijadikan tempat wisata karena ada beberapa titik pusaran air, mata air alami, dan kondisinya yang masih rimbun. "Sangat strategis dan memang berpotensi dijadikan wisata, seperti rafting," ucapnya.

    Meski begitu, rencana Depok membikin Ciliwung sebagai obyek wisata bergantung pada lampu hijau yang diberikan kementerian terkait. Soalnya, Depok telah mendatangi kementerian untuk membuat rencana pembangunan ekowisata Ciliwung. "Rencananya sudah. Tapi konsep secara matangnya akan berupa apa sedang dibuat," ujarnya.

    Koordinator Sekretariat Bersama Ciliwung Hidayat Ramdani mengatakan Ciliwung akan menjadi ekowisata menarik bagi masyarakat umum bila sampahnya sudah benar-benar bersih. Untuk mengarungi sungai sepanjang 26 kilometer yang mengalir di Depok ini, waktu yang ditempuh bisa sampai delapan jam. "Sudah ada tiga pos. Dan setiap pos bisa dicapai dengan waktu tempuh tiga jam," ucapnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Undang-Undang Pemberantasan Terorisme Berlaku, 375 Ditangkap

    Sejak pemberlakuan Undang-Undang Pemberantasan Terorisme yang baru pada Mei 2018, kepolisian menangkap ratusan orang yang diduga terlibat terorisme.