Ine Febriyanti & Putri Ayudya Bacakan Sajak Goenawan Mohamad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sha Ine Febriyanti membaca puisi Goenawan Mohamad di acara Teras Budaya Tempo, Jumat 19 Februari 2016

    Sha Ine Febriyanti membaca puisi Goenawan Mohamad di acara Teras Budaya Tempo, Jumat 19 Februari 2016

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Sha Ine Febriyanti dan Putri Ayudya akan ikut memeriahkan acara Teras Budaya dengan tema “Puisi dan Politik: Ceramah dan Pembacaan Sajak Goenawan Mohamad”. Acara ini merupakan rangkaian ulang tahun Tempo ke-45 yang akan digelar di gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, pada Jumat malam ini, 19 Februari 2016.

    Dalam acara ini, Ine Febriyanti akan membacakan puisi karya Goenawan Mohamad yang berjudul Dengan Sepatu Anak-Anak yang Menyeberang dan Perempuan Itu Menggerus Garam. Sementara Putri Ayudya akan membacakan puisi berjudul Barangkalai Telah Kuseka Namamu dan Zagreb.

    Selain mereka, Teras Budaya Tempo juga akan dimeriahkan Slamet Rahardjo dan Iswadi Pratama. Slamet akan membacakan puisi Seseorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum dan Perempuan yang Dirajam Menjelang Malam. Sedangkan Iswadi akan membacakan puisi Tentang Seorang Orang Tua dan Penangkapan Sukra.

    Tak hanya pembacaan puisi, sosiolog Ignas Kleden akan mengulas 16 sajak Goenawan yang sebagian besar belum pernah diterbitkan dalam berkala maupun buku. Acara juga akan dimeriahkan duet Reda Gaudiamo dan Ari Malibu.

    Goenawan Mohamad adalah penyair yang mendirikan Tempo pada 1971. Dia juga esais yang menulis rutin Catatan Pinggir di majalah Tempo yang terbit tiap Senin-versi digital bisa dinikmati setiap Sabtu sore. Pada acara itu Goenawan akan berbicara soal perkembangan-perkembangan sajak dan hubungannya dengan politik.

    Goenawan akan berbicara soal perkembangan-perkembangan sajak dan hubungannya dengan politik.

    ANGGA SUKMAWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.