Pegawai Pegadaian Tersangka Perampok 1 Kilogram Emas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi emas batangan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi emas batangan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COWatampone - Us, 45 tahun, pegawai di Kantor Pegadaian, Jalan Durian, ditangkap Polsek Tanete Riattang, Bone, Sulawesi Selatan. Lelaki yang telah menjaga gudang Pegadaian selama 16 tahun itu ditangkap lantaran diduga merampok emas seberat 1 kilogram di gudang penyimpanan jasa gadai pada Selasa, 16 Februari 2016.

    “Us ditangkap saat kabur di Pelabuhan Pare-pare,” kata Kapolres Bone Ajun Komisaris Besar Juliar Kus Nugroho kepada Tempo di ruang kerjanya, Jumat, 19 Februari 2016. Dia ditangkap bersama barang bukti emas hasil gadai milik nasabah berupa 22 utas kalung, 12 bentuk cincin, dan 47 utas gelang senilai Rp 750 juta. Tersangka merampok emas lantaran kepepet kebutuhan. Us adalah tersangka tunggal dalam kasus ini.

    Juliar meminta masyarakat tidak resah karena jaminan emas jasa gadai aman. “Kalaupun ada yang hilang akan dihitung oleh pihak Pegadaian."

    Senada dengan Kapolsek Tanete Riattang Komisaris Andi Syamsu Alam Kasus perampokan emas ini terungkap setelah beberapa nasabah ingin menebus emasnya yang ternyata hilang. Lalu menyusul penjaga gudang juga hilang. "Jadi kami telusuri penjaganya yang hilang."

    Kepala Unit Pegadaian Bone Ummu Habuba mengaku tak tahu mengenai pencurian emas itu. "Coba konfirmasi ke kepala cabang Pegadaian, saya baru tahu itu."

    ANDI ILHAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.