KPK Periksa Adik Bambang Widjojanto Terkait Kasus RJ Lino  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino didampingi pengacaranya Maqdir Ismail (kiri) saat berada di ruang tunggu sebelum menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Gedung KPK, 5 Februari 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino didampingi pengacaranya Maqdir Ismail (kiri) saat berada di ruang tunggu sebelum menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Gedung KPK, 5 Februari 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa Senior Manager Peralatan PT Pelindo II dan Pj Direktur Utama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPT), Haryadi Budi Kuncoro. Adik Bambang Widjojanto itu diperiksa terkait dengan kasus yang menjerat RJ Lino.

    "Haryadi Budi Kuncoro bersaksi untuk tersangka RJ Lino dalam kasus pengadaan QCC (quay container crane) di Pelindo II," kata juru bicara KPK, Yuyuk Andriati, pada Jumat, 19 Februari 2016. Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua. Haryadi pernah diperiksa pada 9 Februari 2016.

    RJ Lino merupakan tersangka pengadaan QCC di Pelindo II tahun 2010. Ia diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi terkait dengan pengadaan QCC. Modusnya adalah dengan menunjuk langsung HDHM dari Cina sebagai penyedia tiga unit QCC. Tiga unit QCC tersebut ditempatkan di Pelabuhan Panjang, Palembang, dan Pontianak.

    Lino dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.