Gerhana Matahari, Warga Diminta Hindari Klenik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiapan pengamatan gerhana matahari total di Tanjung Kodok, Jawa Timur, 1983.  Dok. TEMPO/Ilham Soenharjo

    Persiapan pengamatan gerhana matahari total di Tanjung Kodok, Jawa Timur, 1983. Dok. TEMPO/Ilham Soenharjo

    TEMPO.CO, Palembang - Wakil Ketua Bidang Tarjih Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Novrizal Nawawi meminta warganya menghindari penyambutan gerhana matahari total (GMT) dengan cara berbau klenik atau mitos menyesatkan. Sebaiknya warga meramaikan fenomena alam tersebut dengan salat gerhana di masjid dan fasilitas lain milik Muhammadiyah.

    "Bagi kami, tidak kaitannya gerhana dengan mitos dan klenik," kata Novrizal, Kamis, 18 Februari 2016.

    Novrizal meminta warga Muhammadiyah wajib menyikapi gerhana dengan logika dan sistem keilmuan terkini. Saat gerhana berlangsung, pihaknya meminta semua fasilitas, seperti kampus universitas Muhammadiyah, sekolah-sekolah, masjid, dan musala, dapat dijadikan tempat salat gerhana berjemaah serta kajian ilmu terkait dengan gerhana.

    "Bahkan Muhammadiyah juga akan ikut melakukan pengamatan di atas Jembatan Ampera," ujar Novrizal.

    Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menyiapkan sejumlah acara untuk menyemarakkan GMT. Kegiatan berupa festival dan perlombaan akan dimulai sepekan sebelum 9 Maret 2016. Selain itu, panitia menyiapkan menara pantau di sejumlah titik.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Selatan Irene Camelyn Sinaga menuturkan pihaknya menyiapkan Kampung Arab sebagai salah satu tempat berlangsungnya salat gerhana. Di kampung tersebut, para wisatawan dan warga akan menggelar salat berjemaah bersama ulama setempat. "Karena tempat itu merupakan salah satu ikon kampung yang masih menjaga tradisi," kata Irene.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.