Rano Karno Lantik Adik Atut, Kata Tatu Soal Dinasti Keluarga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (kanan) bersama Wakil Bupati Serang Tatu Chasanah, yang juga adik Atut (tengah), dan anggota DPRD Serang Ade Choirunnisa (menantu Atut), dalam acara istigosah keluarga di Serang, Banten, (7/10). ANTARA/Asep Fathulrahman

    Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (kanan) bersama Wakil Bupati Serang Tatu Chasanah, yang juga adik Atut (tengah), dan anggota DPRD Serang Ade Choirunnisa (menantu Atut), dalam acara istigosah keluarga di Serang, Banten, (7/10). ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Serang - Hari ini Gubernur Banten Rano Karno melantik dua pasangan kepala daerah yang terpilih pada pilkada serentak 9 Desember 2015 di Pendapa Gubernur Banten, Kota Serang. Dua pasangan kepala daerah itu adalah Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah-Panji Tirtayasa, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi-Edi Ariyadi.

    Pelantikan dua kepala daerah terpilih lain, yakni Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, serta Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Irna Narulita-Tanto Arban, dilakukan setelah masa jabatan kepala daerah tersebut berakhir, masing-masing 20 April dan 10 Maret 2016. "Pelantikannya pada tanggal itu atau sesudahnya," ucap juru bicara Pemerintah Provinsi Banten, Deden Apridhi, Rabu, 17 Februari 2016.

    Kepala Kepolisian Resor Serang Ajun Komisaris Besar Nunung Syaifuddin mengatakan pihaknya mengerahkan 1.316 personel dari Kepolisian Daerah Banten dan Polres Serang untuk mengamankan pelantikan tersebut. “Kami siagakan polisi dari Polda Banten, Polres Serang, serta BKO dari Cilegon, Lebak, dan Pandeglang,” ujar Nunung.

    Menurut dia, seusai pengamanan di lokasi pelantikan, para personel akan menyebar ke rumah dinas dan kantor kepala daerah terpilih. “Di rumah dinas, kami juga tempatkan personel. Setelah kegiatan ini, kami bergeser ke pendapa, kemudian di jalur yang akan dilalui kirab bupati/wakil bupati. Ada semacam arak-arakan,” tuturnya.

    Dalam pilkada lalu, Ratu Tatu Chasanah didukung delapan partai, yakni Partai Golongan Karya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Demokrat. Ihwal pencalonan ini, adik kandung mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah ini menolak dituding kembali membangun dinasti meneruskan kakak kandungnya.

    Sedangkan pasangan Tubagus Iman Ariyadi-Edi Ariadi didukung sebelas partai politik, yakni Partai Golkar, PKS, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai NasDem, PAN, PKB, Demokrat, PPP, PDIP, Partai Bulan Bintang, dan Partai Hati Nurani Rakyat. Pasangan Iman-Edi merupakan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon periode 2010-2015 yang masa jabatannya berakhir pada 20 Juli 2015.

    Pasangan ini kembali maju bersama lagi dalam pilkada serentak 9 Desember 2015 dan berhasil menang mutlak karena didukung semua partai politik di Kota Cilegon. Imam-Edi merupakan pasangan tunggal dalam pilkada tersebut.

    WASI'UL ULUM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.